Terobos Lampu Merah, Dua Pelajar Asal Jombang Tertabrak Truk

Jombang, koranmemo.com – Nekat menerobos traffic light (TL) atau lampu lalu lintas yang sedang menyala merah, dua pelajar yang sedang berboncengan mengendarai sepeda motor, terkapar setelah tertabrak truk di simpang empat TL Desa Sengon, Kecamatan Jombang, Rabu (5/8) sekitar pukul 10.45 WIB.

Dari informasi yang dihimpun wartawan, kedua pelajar beridentitas M. Ferdi Surya Pratama (16), asal Dusun Kedungboto, Desa/Kecamatan Jogoroto, membonceng Candra Agus Pratama (16), asal Dusun Gempolkerep, Desa Krembangan, Kecamatan Gudo.

“Keduanya mengalami luka dan dilarikan ke RSUD Jombang,” kata Iptu Sulaiman, Kanit Laka Satlantas Polres Jombang, kepada wartawan.

Menurut keterangan yang dihimpun dari saksi-saksi, lanjut Sulaiman, kecelakaan bermula saat kedua korban yang mengendarai Honda CB Tanpa TNKB (tanda nomor kendaraan bermotor), melaju dari arah selatan atau Jalan Raya Pandanwangi dan hendak menuju ke utara atau Jalan Pattimura Jombang.

Menjelang lokasi, lampu lalu lintas sedang menyala merah. Meski begitu, pengendara motor tetap memacu gas melaju ke utara. Sementara dari arah timur, melaju truk Isuzu nopol W 9190 CA, yang dikemudikan Roi Hamid Wijaya (38), warga Jalan Panglima Sudirman, Desa/Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, sehingga terjadilah kecelakaan.

“Jadi mereka (pelajar, red) menerobos lampu merah hingga tertabrak truk Isuzu dari arah timur,” papar Sulaiman.

Baca Juga: Desa Sogo Madiun Gelar Nyadran

Baca Juga: Penumpang KA Hanya Bayar 75 Persen Harga Tiket

Tidak hanya itu, truk Isuzu tersebut juga ditabrak dari belakang oleh truk Hino tangki nopol N 8911 TL, yang dikemudikan Sutamaji (46), warga Dusun Lor Kali, Desa Gerbo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.

“Untuk kedua sopir truk tidak mengalami luka,” lanjut Sulaiman.

Sementara itu, akibat peristiwa kecelakaan ini, sepeda motor Honda CB mengalami kerusakan pada bagian belakang. Sedangkan truk tangki mengalami pecah kaca setelah menyeruduk truk Isuzu.

“Anggota yang di lokasi juga melakukan pengaturan arus lalu lintas untuk mengantisipasi macet. Sedangkan untuk kendaraan yang terlibat kecelakaan, diamankan sebagai barang bukti,” pungkas Sulaiman.

Reporter : Taufiqur Rachman / Agung Pamungkas
Editor : Della Cahaya