Dua Gembong Narkoba Dibekuk

Share this :

Kediri,Koran Memo – Satreskoba Polres Kediri berhasil membekuk 2 pengedar narkoba jenis pil dobel L,Selasa(21/4) di dua tempat dan waktu yang berbeda. Petugas pertama kali meringkus Supriadi (32) warga Desa Bondo Kecamatan Wates Kabupaten Kediri di rumahnya dengan barang bukti 19 ribu dobel L. Setelah dikembangkan petugas berhasil meringkus Muzaki (29) warga Desa Gondang Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri yang nyungsep (terjatuh) saat berusaha kabur dari kejaran petugas hingga mengalami luka memar di bagian kepala. Dari tangan Muzaki petugas berhasil mengamankan 115 butir pil dobel L.

Informasi yang dihimpun,petugas yang mendapat informasi kalau di daerah Kecamatan Wates kerap terjadi transaksi narkoba. Setelah melakukan serangkaian penyelidikan muncul nama Supriadi yang akhirnya dijadikan target operasi (T.O).

Polisi berpakaian preman menggerebek rumah Supriadi sekitar pukul 13.00 WIB ketika sedang bersantai di rumah. Setelah didesak petugas akhirnya pelaku mengakui perbuatannya. Pil dobel L sebanyak 19 ribu butir itu ditaruhnya di samping rumah dengan ditimbun pasir.

Kemudian Supriadi diamankan berikut barang bukti,untuk selanjutnya kasus tersebut dikembangkan. Setelah diperiksa pelaku mengaku kalau hendak pesan 2 ribu butir pil dobel L lagi kepada Muzaki . Supriadi membuat janji dengan muzaki untuk membeli pil tersebut dengan harga Rp 270 ribu per seribu butir.

Akhirnya malam hari sekitar pukul 19.30 WIB petugas hendak meringkus Muzaki di Lapangan Desa Bodo Kecamatan Wates Kabupaten Kediri. Ketika sampai lokasi untuk mengantar pesanan dobel L,Muzaki curiga kalau sedang diintai petugas.

Akhirnya Muzaki berbalik arah dan memacu motornya dengan kencang. Sedangkan 2 sepeda motor petugas melakukan pengejaran. Tidak berapa lama kemudian salah satu petugas menghadang sepeda motor pelaku dari depan.

Karena kaget akhirnya motor yang dikendarainya oleng sehingga Muzaki tersungkur di aspal hingga wajahnya memar. “Saya hendak mencoba kabur,tapi kaget ketika dihadang petugas sehingga motor yang saya kendarai terjatuh,”ungkap pelaku.setelah berhasil ditangkap akhirnya polisi mengamankan 115 butir pil dobel L yang disimpannya di lemari rumah.

Kedua pelaku mengaku kalau nekat menjadi pengedar karena tuntutan ekonomi. Bahkan Supriadi harus mendekam di balik jeruji besi untuk kedua kali setelah sebelumnya pernah di penjara selama setahun di tahun 2005 dengan kasus serupa.

Kasat Narkoba Polres Kediri AKP Siswandi mengatakan kalau saat ini kedua pelaku sudah diamankan berikut barang bukti. “kami sudah mengamankan kedua pelaku berikut barang bukti untuk kita lakukan pemeriksaan guna proses penyidikan lebih lanjut,”tuturnya.(c-4)