Dua Bus Harapan Jaya Tak Layak Jalan

Petugas ketika memeriksa ban armada bus di garasi Harapan Jaya (deny/memo)
Petugas ketika memeriksa ban armada bus di garasi Harapan Jaya (deny/memo)

*Temuan Sidak Polres dan Dishubkominfo

Tulungagung, Memo- Satuan Lalu Lintas Polres Tulungagung  dan Dinas Perhubungan (Dishub) Tulungagung, Rabu (15/10) sekitar pukul 09.30 melakukan sidak di garasi bus Harapan Jaya di Tulungagung. Hasilnya, petugasa gabungan menemukan sejumlah armada bus yang dinilai tidak layak jalan karena masalah ban yang kanisir. Kemudian kaca depan retak serta minimnya alat keselamatan berupa pemecah kaca atau pemadam api.

“Banyak diketemukan beberapa armada bus yang tidak layak jalan, seperti ban yang dikanisir, kaca depan yang pecah, dan minimnya alat keselamatan yang berada didalm bus,” kata  Kasat Lantas Polres Tulungagung AKP Rini Pamungkas usai memimpin sidak di garasi bus PO Harapan Jaya di Tulungagung

Ada enam armada bus PO Harapan Jaya jurusan Tulungagung-Surabaya kelas ekonomi yang diperiksa secara acak. Hasilnya, dia memastikan dua kendaraan tidak layak jalan karena roda belakang sudah tidak orisinil dan kaca retak. Dia memastikan, pemeriksaan seluruh sarana angkutan masal darat, baik jenis mobil penumpang umum (MPU), minibus, maupun bus besar akan diperketat. Tidak hanya di PO Harapan Jaya namun juga akan diarahkan ke perusahaan otobus lainnya.

“Jadwal sidak akan kami acak untuk menghindari kebocoran informasi. Senghingga tidak akan ada pengkondisian oleh pihak manajemen bus ataupun awak sopir,” tuturnya.

Kegiatan ini menyusul adanya insiden kecelakaan bus Harapan Jaya kelas ekonomi nopol AG 7900 UR yang terguling di dekat bundaran Waru  Sidoarjo, pada Senin (13/10) yang menyebabkan tujuh penumpang tewas seketika dan belasan lainnya luka -luka.

Polwan yang berhobi mengendarai moge menambahkan, selain inspeksi rutin pihaknya juga berencana mengumpulkan seluruh pengusaha angkutan umum, khususnya armada bus, berikut perwakilan sopir. Dalam pertemuan nanti pihak perusahaan dan perwakilan sopir akan diminta untuk mengumpulkan seluruh kelengkapan surat kendaraan, izin mengemudi dan sebagainya untuk dilakukan evaluasi menyeluruh.

Hal senada juga dikatakan Kepala Bidang Pengendalian dan Operasi Dishubkominfo Tulungagung, Wijanarko. Sistem pengawasan terhadap kelayakan kendaraan angkutan akan semakin diperketat. Terutama akan meningkatkan fungsi pengawasan terhadap kendaraan angkutan yang beroperasi di wilayah Tulungagung. Kegiatan atau pengawasan semacam ini telah rutin kami lakukan, salah satunya melalui mekanisme uji kir kendaraan angkutan barang. (den/JB)

 

 

Follow Untuk Berita Up to Date