DPRD Jombang Terima Kunjungan Dewan Pamekasan Bahas Terkait Pesantren

Share this :

Jombang, koranmemo.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jombang mendapatkan kunjungan kerja dari anggota DPRD Kabupaten Pamekasan di ruangan pertemuan Dewan Jombang, Senin (27/7). Dalam lawatannya, dewan Pamekasan ini ingin mengetahui sinergitas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang terkait banyaknya pesantren di kota santri ini.

DPRD Jombang Terima Kunjungan Dewan Pamekasan Bahas Terkait PesantrenPara dewan dari Komisi I DPRD Pamekasan itu langsung ditemui oleh Rochmad Abidin selaku anggota Komisi B DPRD Kabupaten Jombang. Seperti yang disampaikan Imam Hosairi, Ketua Komisi I DPRD Pamekasan ini, kunjungannya memang ingin mengetahui bentuk kepedulian Pemkab Jombang terhadap pesantren yang ada. Sebab Kabupaten yang dikenal dengan kota batik atau gerbang salam ini juga hampir sama dengan kota santri yang juga memiliki banyak pesantren.

“Kami ingin menimba ilmu bagaimana sinergitas Pemkab Jombang terhadap pesantren yang ada. Salah satunya juga ada yang menarik, seperti seragam gratis bagi para santri yang menjadi pelajar, meskipun para anak-anak ini dari luar kota. Dari situ nanti kita akan contoh dari Jombang dan akan diusulkan melalui P-APBD nantinya,” ungkap Imam.

Sementara itu, anggota Komisi B DPRD Kabupaten Jombang, Rochmad Abidin yang juga ikut mengawal Kunker tersebut, menyampaikan hal yang sama terkait banyaknya kemiripan di Kabupaten Pamekasan dengan Kabupaten Jombang yang sama-sama memiliki kemiripan mempunyai banyak pesantren.

“Caranya hanya memperhatikan pesantren di Kabupaten Pamekasan berbeda dengan Jombang. Jadi selain dewan Pamekasan berkunjung kesini, kita juga bisa saling menimba ilmu. Seperti contohnya di Pamekasan memberikan beasiswa ini, yang bisa dapat dicontoh oleh Jombang,” papar politisi PKS itu.

Dari situlah, para perwakilan rakyat Jombang ini juga akan mengusulkan beasiswa untuk para santri yang ada di Jombang. Bahkan, ini nantinya akan dibahas pada pembahasan Raperda Pesantren yang sudah masuk pada Prolegda tahun 2020. “Tentu hal ini sangat bagus bisa diadopsi di sini (Kabupaten Jombang) nantinya,” tutup Rochmad. (adv)

Reporter : Taufiqur Rachman

Editor: Della Cahaya