DPP PDI- Perjuangan Tetapkan Feri Sudarsono sebagai Ketua DPRD Kabupaten Madiun

Madiun, koranmemo.com – Teka-teki siapa orang yang ditunjuk Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan untuk menahkodai DPRD Kabupaten Madiun masa jabatan 2019-2024 terjawab. Menyusul, turunnya rekomendasi yang dikeluarkan DPP PDI Perjuangan pada, Rabu (4/9) pekan lalu.

Sayangnya, hingga rekomendasi Ketua DPRD turun, pembentukan fraksi di DPRD hingga kini tak kunjung menemui titik terang lantaran alotnya kompromi politik di internal Partai Demokrat.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madiun, Prasetyo Budi Utomo dikonfirmasi membenarkan, jika DPP PDI Perjuangan, pada 4 September lalu telah mengesahkan dan menetapkan Feri Sudarsono untuk menduduki kursi Ketua DPRD Kabupaten Madiun.

Penetapan tersebut, jelasnya, tertuang dalam Surat Keputusan (SK)  DPP Nomor 414/IN/DPP/IX/2019 tertanggal 4 September 2019. “SK ditandatangani Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Bu Megawati Soekarno Putri dan Sekretaris DPP Pak Hasto Kristianto,” ungkap pria yang akrab disapa Basman ini.

Ditegaskan, dalam SK tersebut, DPP juga menginstruksikan kepada seluruh kader dan anggota DPRD agar mengajukan, mengamankan dan memperjuangkan nama tersebut di atas untuk dipilih menjadi Ketua DPRD.

Selanjutnya, mantan Ketua PAC PDI Perjuangan Balerejo tiga periode ini menambahkan, sedikitnya ada empat pertimbangan yang menjadi alasan bagi DPP menunjuk Feri Sudarsono.

Pertama, mendasarkan pada hasil Psikotest yang diselenggarakan oleh Himpunan Psikiater Indonesia (HMPSI). Kedua, hasil fit & propertest serta test tertulis yang diselenggarakan pada tanggal tanggal 22 Agustus lalu.

Ketiga, lanjutnya, mendasarkan surat dari DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Nomor 007/IN/DPD/VII/2019 pada tanggal 31 Juli perihal rekap usulan dan pertimbangan calon pimpinan (Capim) DPRD Kabupaten Madiun masa bhakti 2019-2004.

“Sedangkan yang Keempat, mendasar hasil rapat DPP PDI Perjuangan pada tanggal 2 September lalu,” ujar bekas pelawak Kethoprak Kridho Tanoyo ini.

Terkait itu, Basman pun berharap, agar seluruh kader PDI Perjuangan Kabupaten Madiun disemua tingkatan betul-betul memperhatikan isi dari keputusan DPP tersebut.

“Karena ini merupakan penugasan dari partai, sehingga semua kader saya harap untuk singsingkan lengan baju memperjuangkan kebijakan partai ini,” pintanya.

Diketahui, pada kontestasi Pemilu Legislatif bulan April 2019 lalu, PDI Perjuangan oleh KPU setempat dinyatakan sebagai pemenang pertama.  Berdasar rapat pleno ditetapkan KPU, PDI Perjuangan memperoleh sembilan kursi, PKB sembilan kursi, Golkar enam kursi, Demokrat enam kursi, Nasdem lima kursi, Gerindra empat kursi, PKS dua kursi, Hanura dua kurai dan PKPI dua kursi.

Dengan perolehan kursi dan suara terbanyak, otomatis PDI Perjuangan berhak menempatkan kadernya untuk menduduki kursi DPRD Kabupaten Madiun masa jabatan 2019-2024.

Reporter Juremi

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date