Dorong Ekonomi Kerakyatan Menuju Daulat Pangan

Share this :

Nganjuk, koranmemo.com – DPR RI bersama LSM Lentera Rakyat kembali menggelar kunjungan lapang dan penyerapan aspirasi oleh Ir. Mindo Sianipar, Rabu (29/7) di Desa Sekaran dan Kenep Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk. Kegiatan ini dalam rangka mendorong ekonomi kerakyatan menuju daulat pangan dengan melibatkan berbagai pihak terkait.

Pantauan Koran Memo, kegiatan dihadiri politisi PDI Perjuangan Marhaen Djumadi, Wakil Bupati Nganjuk sekaligus Ketua Bidang Pertanian DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Ir. Mindo Sianipar Anggota DPR RI Dapil VIII, Tatit Heru Tjahjono Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk.

Usai pembukaan, pembawa acara menyampaikan kepada seluruh peserta supaya aktif mengutarakan semua aspirasinya kepada Mindo Sianipar yang saat ini duduk di Komisi IV DPR RI membidangi pertanian dan peternakan.

“Selain nanti bisa menyampaikan aspirasi, kita semua juga akan mendapatkan informasi surat edaran terkait kegiatan-kegiatan masyarakat yang bersifat mengundang massa,” kata pembawa acara.

Sepanjang kegiatan terlihat Mindo Sianipar mendengarkan serta menjawab aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat. Ia juga mengatakan untuk menindaklanjuti semua permasalahan yang ada di lapangan untuk disampaikan ke parlemen guna memperoleh jalan keluar terbaik bagi rakyat.

Sementara itu, Wabup Nganjuk, Marhaen Djumadi dalam sambutan mengatakan, pemerintah desa tidak boleh merasa sendiri dalam membangun desa. Jajaran pemerintahan mulai dari bupati hingga RT sepatutnya tetap berada di dalam satu kotak.

“Tujuan kita sama yaitu untuk menyejahterakan masyarakat. Tidak boleh saling menyalahkan di pemerintahan. Tetap satu informasi kepada masyarakat, indikator pembangunan pemerintah bergantung pada pemerintah desa,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Wabup Marhaen juga menyampaikan perihal perkembangan Covid-19, dimana 96 persen dari 184 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 berasal dari cluster Surabaya. “Pasien yang meninggal biasanya memiliki penyakit bawaan, terutama pasien dengan usia 60 tahun ke atas. Maka dari itu tetap terapkan protokol kesehatan,” imbaunya. (adv)

Reporter: Andik Sukaca
Editor: Della Cahaya