Dor!! Pelaku Pembunuhan Terkapar

Jombang, koranmemo.com – Sodikin alias Dikin (23) warga RT 03/RW 01 Desa Ngentak Desa Sukosari Kecamatan Jogoroto, Minggu (19/8) malam ditangkap anggota Reskrim Polres Jombang di tepi jalan di wilayah Kecamatan Mojoagung. Karena melawan dan hendak kabur, polisi terpaksa menembak betis kaki kiri pria yang merupakan karyawan bengkel tersebut

Sodikin menjadi tersangka kasus pembunuhan terhadap Junaidi (19),  pemuda asal Dusun Plemahan Desa Banyuarang Kecamatan Ngoro yang mayatnya ditemukan di sekitar makam tua Mbah Mblawu di Dusun Sumbersari Desa Sukosari Kecamatan Jogoroto, Minggu (19/8) siang.

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Gatot Setyo Budi mengatakan, pihaknya dapat mengungkap kasus setelah memeriksa saksi-saksi yang mengetahui korban bersama pelaku keluar Minggu (19/8) sekitar pukul 09.00 WIB.

“Jadi ada saksi salah satu keluarga korban yang mengetahui jika korban terakhir kali keluar dengan pelaku sebelum ditemukan tewas. Sehingga menjadi petunjuk pengungkapan,” kata AKP Gatot saat dikonfirmasi wartawan, Senin (20/8) sore.

Bermodal keterangan saksi, lanjut Gatot, pihak Satreskrim Polres Jombang bersama unit reskrim Polsek Jogoroto melakukan pelacakan hingga akhirnya berhasil membekuk pelaku di pinggir jalan di wilayah Kecamatan Mojoagung.

“Kita tangkap usai menjual sepeda motor korban. Laku Rp 1,5 juta dan uangnya masih utuh. Pelaku juga terpaksa kita tindak tegas terukur dengan menembak betis kaki kiri karena melawan dan hendak kabur,” ungkap Gatot.

Sementara, setelah digelandang ke Mapolres Jombang, pelaku langsung menjalani pemeriksaan untuk mengetahui motif melakukan pembunuhan terhadap korban.

Dalam pemeriksan Dikin mengaku melakukan aksi untuk menguasai harta benda korban, dimana ia membutuhkan uang untuk persiapan pernikahan.

“Selasa (21/8) mau rapak ke KUA. Makanya dia mengajak korban ke TKP. Nah saat lengah ditusuk menggunakan pisau dapur sepanjang kira-kira 20 sentimeteran dengan gagangnya,” beber Gatot.

Atas perbutatannya, polisi menjerat Dikin dengan Pasal 340 KUHP dan Pasal 365 KUHP tentang pembunuhan berencana dan perampokan.

“Barang bukti yang kami sita antara lain sepeda motor korban Honda Beat S 2150 OM, HP merek Huawei, HP merek Samsung, HP merek Oppo, uang Rp 1,5 juta dan uang Rp 500 ribu hasil penjualan HP korban,” pungkas Gatot.

Sebelumnya, warga Dusun Sumbersari Desa Sukosari Kecamatan Jogoroto mendadak heboh. Ini setelah adanya penemuan mayat pemuda di makam tua Mbah Mblawu, Minggu (19/8) siang. Terdapat luka tusukan senjata tajam di dada, perut dan punnggung korban.

Reporter Agung Pamungkas

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date