Doorr!! 2 Residivis Tumbang

Share this :

Lumajangkoranmemo.com – Dor! Dua pencuri sepeda motor tumbang setelah ditembak anggota Polres Lumajang. Mereka adalah Minil bin Jamat (27), beralamat di Desa Sumberan Kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember dan Sultanto bin Kasidi (35), beralamat di Desa Karangrejo Kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember. Keduanya memang harus dilumpuhkan dengan timah panas karena berusaha melawan saat akan diamankan oleh petugas.

Peristiwa ini  bermula dari laporan korban atas nama Iswani OKI Safari (22 th), perempuan, wiraswasta, beralamat di Desa Darungan Kecamatan Yosowilangun Kabupaten Lumajang. Korban mengaku kehilangan Sepeda motor Honda Beat warna putih Nopol N 2047 UD yang diparkir di depan toko dan  Polisi langsung  bergerak cepat dengan mendalami kasus tersebut.Akhirnya Tim Cobra mendapatkan titik terang atas kasus tersebut. Dibantu oleh Sat Reskrim Polres Jember, akhirnya pada dini hari Kamis (31/01) sekitar pukul 13.00 Tim Cobra berhasil menangkap tersangka Minil di rumahnya di desa Sumberan, Jember. Sedangkan Sultanto baru tertangkap sekitar pukul 05.00 WIB di wilayah Desa Karangrejo, kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember.

Mereka pergi ke lumajang menggunakan sepeda motor Yamaha Vega warna hitam untuk melancarkan aksinya. Namun mereka menyangkal jika sudah merencanakan pencurian ini sejak dari rumah. Mereka mengaku hanya ingin berjalan-jalan kearah Lumajang. Namun di tengah jalan keduanya melihat sepeda motor tanpa pemilik di depan toko dalam keadaan kunci motor masih terpasang.

Secara langsung    mereka  yang mengendarai motor berputar balik dan Sultanto turun untuk mengambil motor tersebut. Mereka mengaku kabur membawa motor tersebut ke arah rumah Sultanto
di Jember.

Menurut  Kapolres Lumajang AKBP,  DR, Muhammad Arsal Sahban, SH,SIK,MM, MH, bahwa keduanya adalah residivis dalam masalah yang berbeda. ” Tersangka Sultanto pernah dipenjara dalam kasus sebagai penadah sepeda motor di wilayah Jember. Sedangkan Minil juga pernah dipenjara karena penggelapan,” ungkapnya.

Dikatakan, salah satu tersangka baru merasakan udara segar selama 5 bulan. ”Sultanto ini juga merupakan anggota organisasi kepemudaan di Surabaya, namun dengan nama samaran Samsul di Kartu Tanda Anggotanya. Dia juga baru keluar Lapas Jember Bulan Juli. Surat dari Lapas juga masih ada di saku mereka saat kami tangkap”,papar  Arsal.

Tetapi menurut Kasat Reskrim AKP,Hasran Cobra yang mendamping Kapolres dalam rilis menyatakan pelaku ini merupakan jaringan Jember. “Baru kali ini kami identifikasi di Lumajang. Mungkin dia mau coba-coba dapat patukan Cobra Lumajang”, ucap Hasran yang juga selaku Katim Cobra

Sekarang Tersangka meringkuk di tahanan polres Lumajang sambil merasakan hadiah timah panas di kakinya sebagai imbalan di dunia ,dan dikenakan Pasal 362 KUHP , dengan pidana penjara paling lama 5 tahun.

Reporter: Abd halim sp

Editor Achmad Saichu