Diwarnai Aksi Walk Out 5 Anggota Dewan, 7 Raperda Disahkan

Share this :

Madiun, koranmemo.com – Diwarnai aksi walk out (WO) 5 anggota  dewan dari Fraksi PDIP dan Gerindra, tujuh raperda inisiatif DPRD Kota Madiun, akhirnya disahkan menjadi Perda melalui rapat paripurna, yang dipimpin Ketua DPRD Kota Madiun, Istono, Jumat (14/12).

Terkait, untuk segera membuat draf perwali, setelah tiga bulan perda di sahkan.

“Saya sudah ingatkan teman-teman OPD, pasti saya oprak-oprak. Saya selalu meminta setiap saat, setiap perda itu harus disertai draf perwali untuk tindak lanjutnya. Kita langsung kumpulkan OPD saya hari ini juga,” katanya.

Diketahui tujuh Raperda disahkan menjadi Perda, yakni raperda tentang tanggung jawab sosial perusahaan. Raperda tentang penyelenggaraan warung internet, raperda tentang penyelenggaraan reklame, raperda tentang penataan dan penyelenggaraan usaha hiburan dan rekreasi. Kemudian, raperda tentang penyelenggaraan usaha makanan dan minuman, raperda tentang pengelolaan rumah susun sederhana sewa, serta raperda tentang pencegahan dan peningkatan kualitas perumahan dan permukiman kumuh.

“Sesuai jadwal Banmus, paripurna ini seharusnya dilaksanakan pada tanggal 7 Desember lalu. Tetapi karena tidak kuorum meskipun telah dilakukan penundaan rapat selama dua kali, tetapi juga belum kuorum. Maka rapat paripurna ditunda dan dilaksanakan hari ini (kemarin,red),” kata Ketua DPRD Kota Madiun, Istono usai memimpin rapat.

Reporter M. Adi Saputra/Juremi

Editor Achmad Saichu