Divonis 13 Tahun Penjara, Pengedar SS Asal Bangkalan Tertunduk Lesu

Sidoarjo, koranmemo.com – Terdakwa Hadiri, pengedar sabu-sabu (SS) seberat 1,012 kilogram divonis 13 tahun penjara oleh Ketua Majelis Hakim dalam sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo, Rabu, (17/10) sore.

“Menjatuhkan hukuman penjara 13 tahun dan denda Rp 1 miliar subsider 3 bulan penjara kepada terdakwa,” ucap Ketua Majelis Hakim, Safrudin saat membacakan hasil putusan di ruang Sidang PN Sidoarjo.

Mendengar vonis tersebut, pria 41 tahun tersebut tertunduk lesu. Bapak empat anak ini kemudian menghampiri Penasihat Hukum (PH), Henrie Awhan untuk meminta pertimbangan. “Saya terima Pak Hakim,” kata Hadiri yang menolak untuk melakukan banding.

Dalam putusan tersebut, terdakwa dijerat pasal 112 ayat 2 UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ibnu Sina mengaku menerima putusan hakim. Meski putusan Ketua Majelis Hakim lebih rendah dari tuntutan JPU yakni 18 tahun penjara. “Kami tidak banding dan menerima,” ucapnya.

Seperti diketahui, Hadiri menemui sesorang (sidang terpisah) untuk mengambil SS di Batam. Setelah terbang kembali ke Sidoarjo, terdakwa ditangkap polisi di pintu keluar Bandara Internasional Juanda. Dia ditangkap beserta barang bukti SS seberat 1,012 kilogram yang disimpan di tas.

Reporter Yudhi Ardian

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date