Ditetapkan Tersangka Oleh KPK, Ini Yang Dilakukan Ketua DPRD Malang

Share this :

Malang, koranmemo.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang Mochammad Arief Wicaksono mundur dari jabatannya, setelah  ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Mochammad Arief Wicaksono, Ketua DPRD Kta Malang mengatakan, pihaknya mundur dari jabatan ketua dewan sejak hari ini, Kamis (10/9). ” Setelah KPK menetapkan saya sebagai tersangka dengan praduga tak bersalah, saya akan mengikuti proses hukum dan akan mempertanggungjawabkan secara pribadi atas apa yg disangkakan oleh KPK. Saya mengundurkan diri sebagai ketua DPRD Kota Malang periode 2014-2019,” ugkapnya saat berada di Kantor DPC PDIP Kota Malang, Kamis (10/8).

Ditambahkan, pihaknya masih belum tahu pasti kasus apa yang menjeratnya saat ini. Namun dia mengaku pernah diperiksa beberapa kali oleh KPK pada tahun 2016 lalu. “Katanya sih gratifikasi, padahal menurut saya tidak ada. Saya sudah pernah diperiksa oleh KPK sekitar 3 kali pada 2016 lalu. Ada anggota dewan lain, pihak Eksekutif juga ada, Dinas PU, Sekda, Walikota kemungkinan juga dipanggil pada waktu itu,” ujarnya.

Arief juga menegaskan, tidak ada gratifikasi yang dituduhkan. Dia jadi heran mengapa saat ini tuduhan itu muncul dan menjadikan dirinya sebagai tersangka. “Saya heran kenapa sekarang ada tuduhan tersebut dan saya menjadi tersangka KPK,” pungkasnya.

Reporter: Yudha Kriswanto

Editor: Achmad Saichu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.