Ditemukan Batu Bata Berserakan di Pekarangan Warga, Diduga Material Candi

Nganjuk, koranmemo.com – Tumpukan batu bata merah di pekarangan warga Desa Kedungombo Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk, mengundang rasa penasaran berbagai pihak. Pasalnya, batu bata tersebut diduga merupakan candi pada masa silam.

Informasi yang dihimpun koranmemo.com, hal itu diperkuat setelah tim arkeolog sempat mendatangi lokasi penemuan candi yang berdekatan dengan aliran sungai beberapa waktu lalu. Ditengarai, tumpukan batu merah berbentuk unik ini merupakan sisa bangunan sebuah kerajaan pada masa lampau. Terlihat batu bata merah ini memiliki ukuran jauh lebih besar dibanding batu bata merah yang umumnya digunakan warga untuk membuat bangunan.Selain kedatangan tim arkeolog ke lokasi penemuan yang berdekatan dengan sungai, dugaan kuat jika material ini merupakan bangunan candi lantaran tumpukan batu merah tersebut membuat sebuah struktur mirip candi. Kendati demikian belum bisa diperkirakan kapan berdirinya serta pada masa kerajaan apakah sisa-sisa batu bata yang ditemukan ini.

Aries Trio Efendi, penjelajah benda purbakala di Kabupaten Nganjuk mengungkapkan, diperkirakan penemuan candi ini memiliki luas sekitar 7 sampai 10 meter persegi. Dengan kondisi yang telah rusak serta ditumbuhi pepohonan dan semak-semak.

“Sebagian struktur tertimbun tanah yang belum diketahui secara pasti berapa kedalamannya,” ungkapnya, Jumat (14/6).

Aries menyampaikan, tim arkeolog sudah mendatangi lokasi ini dan diperkirakan merupakan bangunan candi. Awalnya, masyarakat setempat menganggap lokasi ini sebagai punden, dengan ketinggian dari tanah satu meter lebih dan memiliki bentuk persegi empat.

“Tapi seiring dengan berjalannya waktu kondisi candi ini tak terawat, sehingga akhirnya mengalami kerusakan,” paparnya.

Disinggung mengenai langkah yang akan dilakukan pasca penemuan bangunan diduga candi ini, Aries mengatakan akan melakukan pembersihan serta melakukan koordinasi dengan dinas terkait.

Reporter Andik Sukaca

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date