Ditegur Saat Kuras Kolam Tetangga Dibacok

keadaan korban saat dilarikan ke RS Muhammadiyah
keadaan korban saat dilarikan ke RS Muhammadiyah

Kediri, Memo-Tersinggung ketika ditegur saat membersihkan kolam, Mohamad Ibrahim (42) warga Dusun Badek Desa Sepawon Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri, Senin (29/9) sekitar pukul 16.30 WIB membacok Prayitno (43) tetangganya sendiri dengan sebilah sabit. Akibatnya, korban mengalami luka serius pada betis kaki kanannya sehingga harus dilarikan ke RS HVA Toeloengredjo Pare.

Informasi yang dihimpun Koran Memo, peristiwa itu bermula saat korban yang akan pulang kerja sekitar pukul 16.00 WIB melihat tersangka sedang membersihkan kolam milik PT Perkebunan Nusantara XII Ngrangkah Sepawon yang berada di desa setempat.

Melihat tersangka membersihkan kolam milik perusahaan tempatnya bekerja, korban langsung menghampirinya dan bermaksud menanyakan alasannya membersihkan kolam. Tersangka menjawab pertanyaan korban, jika kolam tersebut masih milik warga setempat.

Keduanya langsung terlibat adu mulut saling mengklaim. Tanpa diduga, tersangka mengambil sebilah sabit yang ditaruh di sebelahnya dan diayunkan ke kaki kanan korban. Korban yang tak sempat menghindar terkena ayunan sabit hingga mengalami luka parah di betisnya.

Warga yang mengetahui cekcok tersebut dan melihat korban mengalami luka parah langsung berdatangan untuk melerai pertengkaran. Sementara itu, warga lainnya melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian.

Aparat Polsek Plosoklaten yang mendapat laporan, langsung menuju ke lokasi kejadian. Pelaku seketika itu juga berhasil diamankan warga. Selanjutnya oleh warga diserahkan ke anggota Polsek yang datang ke lokasi. Sementara itu korban yang mengalami luka parah di larikan ke RS HVA Toeloengredjo Pare.

Kapolsek Plosoklaten, AKP Samsul Huda terkait peristiwa ini mengatakan jika kasusnya langsung ditangani. ” Pelaku langsung kita tahan. Barang bukti sebilah sabit juga kita amankan sebagai barang bukti. Karena perbuatannya mengakibatkan korban luka berat, pelaku dijerat dengan pasal 351 ke (2) KUHP tentang penganiayaan, dengan ancaman penjara maksimal 5 tahun” ujar AKP Samsul Huda.(ag)

Follow Untuk Berita Up to Date