Diskominfo Targetkan Smart City Jadi Aplikasi Utama Kabupate

Share this :

Lamongan, koranmemo.com – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lamongan di tahun ini mempunyai target untuk mengintegrasikan visi dan misi jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melalui server satu pintu.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Lamongan, A. Edwyn Anedi saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (8/4). Menurutnya, website yang ada di OPD masing masing bakal terintegrasi menjadi satu dalam aplikasi smart city.

Diakuinya, meski aplikasi tersebut sudah aktif sejak beberapa tahun kebelakang, namun pemanfaatannya masih dirasa kurang maksimal. Hal itulah menjadi perhatian khusus Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). Apalagi, tambah Edwyn, hal ini sudah menjadi perhatian Bupati Fadeli.

“Sekitar dua bulan kedepan, jajaran Kepala OPD akan diberikan sosialisasi terkait hal ini. Termasuk teknis pengaplikasian smart city. Nantinya publik dalam melakukan pencarian informasi bakal lebih mudah, hanya cukup menge-klik aplikasi tersebut,” jelas Edwyn.

Dikatakan, setiap operator yang ada di OPD harus meng-insert kan pelaporan data/kegiatan secara umum ke dalam aplikasi tersebut secara online. Kedepan, setiap kabupaten harus ada 1 website yang di dalamnya bisa ngelink dan tersambung dengan pusat.

“Regulasinya sudah ada. Bahkan setiap OPD tidak boleh mempunyai data center sendiri. Kemarin setahu saya sudah disosialisasikan oleh kementrian kominfo. Kita juga akan kerjasama dengan Disdukcapil untuk mengimplementasikan aplikasi tersebut,” jelasnya.

“Jadi, nantinya untuk membuka aplikasi smart city harus menggunakan NIK kita (warga Lamongan). Dari situ, masyarakat bisa mengakses semua informasi. Tahun ini, kita fokus untuk hal itu. Sebab, dari 80 aplikasi yang aktif, hanya 24 aplikasi yang sering diakses,” sebut Edwyn.

Disebutkan kembali, jika untuk menyamakan persepsi terkait pelayanan informasi berbasis media online di jajaran OPD sangat mudah diterapkan. Asalkan, setiap operator yang dimiliki Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus menyatakan siap melakukan pembaruan menjadi satu kesatuan.

Reporter Fariz Fahyu
Editor Achmad Saichu