Disdik Minta Program Angkot Gratis Dikaji Ulang

Kediri, Koran Memo – Sejak diluncurkan 8 bulan yang lalu, tepatnya pada bulan Maret, program angkot gratis bagi para pelajar dan mahasiswa di Kota Kediri ternyata dirasa belum maksimal. Oleh karena itu, Dinas Pendidikan Kota Kediri mengharapkan adanya perbaikan atau pengkajian ulang agar program yang sebenarnya bertujuan baik tersebut bisa terus bermanfaat bagi kalangan pelajar dan mahasiswa.

Petunjuk waktu penggunaan angkot gratis yang tertempel di salah satu angkot (kurniawan/memo)
Petunjuk waktu penggunaan angkot gratis yang tertempel di salah satu angkot (kurniawan/memo)

Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri, Siswanto, mengatakan program angkot gratis sampai masih belum begitu diminati oleh pelajar maupun mahasiswa.   Pasalnya, setelah diamati, kenyataannya para pelajar dan mahasiswa ini lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi ke sekolah. “Namanya juga masih muda. Pasti masih ada rasa gengsi dalam diri mereka untuk naik kendaraan umum. Karena kita juga tidak bisa memaksa mereka, sebaiknya kita yang berbenah,” ujar Siswanto, Senin (16/11).

Langkah pengkajian diharapkan bisa terus membuat peminat sarana transportasi massal semakin bertambah. Selain itu, program ini diharapkan juga akan mengurangi resiko kecelakaan lalu lintas serta menurunkan angka kemacetan di Kota Kediri.

Dinas Pendidikan Kota Kediri melalui sekolah-sekolah juga terus memberikan pemahaman bagi para siswa, khususnya mereka yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) agar bisa memanfaatkan angkot gratis saat pergi dan pulang dari sekolah.   Siswanto mengatakan, di seluruh sekolah, sudah sering diberikan imbauan kepada para siswa untuk tidak menggunakan kendaraan pribadi. Akan tetapi, masih saja ada yang tidak menghiraukan dengan berbagai alasan.

“Kalau di sekolah, terus diberikan imbauan kepada para siswa untuk tidak menggunakan kendaraan pribadi. Tapi alasan para siswa macam-macam. Mereka kadang menggunakan sepeda motor, tapi tidak diparkir di sekolah, melainkan di tempat lain,” imbuhnya.

Siswanto berharap, agar program angkot gratis yang digagas oleh Pemkot Kediri bisa menjadi alternatif khususnya bagi orang tua agar tidak terlalu khawatir tentang keselamatan putra-putrinya saat berangkat dan pulang sekolah. Diharapkan pula, seluruh komponen masyarakat, baik orang tua, sekolah, maupun aparat penegak hukum untuk bekerja sama agar angkot gratis menjadi satu-satunya alat transportasi idola bagi pelajar dan mahasiswa di Kota Kediri. (c6)

Follow Untuk Berita Up to Date