Dirjen Kebudayaan Tinjau Situs Sumberbeji

Jombang, koranmemo.com – Direktorat Jenderal (Dirjen) Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, meninjau temuan situs petirtaan Sumberbeji di Dusun Sumberbeji Desa Kesamben Kecamatan Ngoro, Rabu (16/10) siang.

Dalam kegiatan tersebut, Dirjen Kebudayaan Kemendikbud mengungkapkan pentingnya mendaftarkan situs sebagai cagar budaya, untuk kemudian dapat diajukan tenaga ahli cagar budaya, dimana Jombang sendiri belum memiliki tenaga tersebut.“Kemudian untuk dikaji, diajukan penetapannya. Setelahnya baru dapat dilakukan langkah selanjutnya. Seperti pemugarannya, pemanfaatan umum termasuk pariwisata atau pendidikan karakter dan lain sebagainya,” kata Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Direktorat Jenderal (Dirjen) Kebudayaan Kemendikbud RI, Fitra Arda, Rabu (16/10).

Dalam pengamatannya di lokasi, Fitra juga mengapresiasi kepedulian warga setempat, yang melakukan tindakan-tindakan awal penyelamatan. “Saya lihat ada pemasangan pagar (bambu) agar situs tidak tersentuh masyarakat lain yang tidak paham. Ini tandanya warga memahami tinggalan ini sangat penting,” ujarnya.

Fitra juga meyakini masih ada struktur pendamping lain, selain struktur petirtaan yang telah ditemukan dalam ekskavasi yang telah dilakukan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur.

“Saya meyakini ada struktur lain. Entah tempat suci untuk sembahyang atau lainnya. Sebab petirtaan ini bukan hanya sekedar untuk mandi saja. Ada lelaku dalam rangka mensucikan diri. Maka dari itu petirtaan dibuat sebegitu indah dan biasanya tempat-tempat terpilih,” paparnya.

Dengan demikian, Fitra berharap ada sinergi dalam hal pelestarian antara daerah hingga pusat, sehingga dapat mengungkap cerita masa lalu secara pasti dari situs tersebut. “Mungkin bisa ada penelitian dari teman-teman balar (balai arkeologi), mengecek bata, angka tahun dan lain sebagainya,” pungkasnya.

Reporter Agung Pamungkas

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date