Dirikan Posko Tanggap Kekeringan

Share this :

Nganjuk, koranmemo.comMusim kemarau berkepanjangan membuat sebagian wilayah di Kabupaten Nganjuk mengalami kekeringan, sehingga berdampak pada sulitnya pemenuhan air bersih bagi warganya. Menanggapi kondisi tersebut, Satpol PP Pemkab Nganjuk berinisiatif mendirikan posko tanggap kekeringan di depan Kantor Kecamatan Lengkong, yang menjadi salah satu daerah rawan bencana tersebut.

Informasi yang dihimpun, ada sekitar empat desa di Kecamatan Lengkong yang mengalami krisis air bersih, seperti Desa Ngepung, Pinggir, Prayungan dan Sumbersono. Pemkab Nganjuk juga telah melengkapi posko tanggap kekeringan dengan dua unit mobil pemadam kebakaran untuk sarana droping air bersih ke titik rawan kekeringan.

“Di Lengkong ada empat desa yang perlu perhatian khusus untuk mendapatkan bantuan droping air bersih,” ujar Haris Jadmiko, Camat Lengkong.

Camat Hari mengungkapkan, pada hari pertama pendirian Selasa (23/10), posko langsung disambut antusias oleh masyarakat luas. Terutama warga empat desa yang dilanda krisis air bersih setiap musim kemarau tiba.

“Posko ini sangat memudahkan proses droping air, sehingga bisa lebih cepat karena jarak dengan lokasi kekeringan lebih dekat,” imbuhnya.

Sementara itu, Drs. Abdul Wakid Kasatpol PP Pemkab Nganjuk mengatakan, droping air bersih tersebut sifatnya tidak terbatas, sesuai permintaan dari masyarakat. Pihaknya juga telah menyiapkan beberapa personil yang siaga di posko tanggap kekeringan.

“Kita sudah menyiapkan personil dan dua unit mobil pemadam kebakaran. Selain sesuai fungsinya sebagai mobil pemadam kebakaran, mobil tersebut juga siap mengirim permintaan air bersih dari masyarakat di daerah rawan kekeringan,” ujarnya.

Reporter Andik Sukaca

Editor Della Cahaya

Follow Untuk Berita Up to Date