Dipicu Perusakan Atribut, Antar Perguruan Silat Memanas

Nganjuk, koranmemo.com-Ratusan anggota dari salah satu perguruan silat di Kabupaten Nganjuk diduga melakukan perusakan terhadap atribut perguruan silat yang lain. Alhasil, antar perguruan silat pun memanas apalagi video kericuhan sempat viral di media sosial.

Informasi yang dihimpun, aksi perusakan puluhan atribut salah satu perguruan silat di Nganjuk oleh perguruan silat yang lain, terjadi pada Minggu (24/6) di Desa Batembat Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk. Bahkan, aksi tersebut sempat terekam dan tersebar melalui video amatir warga.Akibatnya perguruan silat pemilik atribut yang dirusak tidak terima hingga melakukan serangan balik. Massa pun dikerahkan dengan menggunakan senjata berupa kayu dan batu. Beruntung upaya serangan balik itu berhasil digagalkan oleh aparat gabungan dari pihak kepolisian dan TNI.

Aiptu Arifin, PID Humas Polres Nganjuk mengungkapkan, kejadian perusakan bermula ketika oknum salah satu perguruan silat menggelar halalbihalal di Kecamatan Pace. Usai acara mereka melakukan konvoi dengan bersepeda motor. Namun ketika melihat sejumlah atribut milik perguruan silat yang lain, sejumlah oknum perguruan silat melakukan perusakan.

“Beruntung aksi perusakan sempat dihentikan petugas. Kami juga mengimbau kepada masyarakat maupun pihak terkait agar bisa menahan diri. Sehingga, pelaksanaan Pilkada yang tinggal hitungan hari ini bisa berlangsung kondusif,” ungkapnya kepada wartawan.

Sementara itu, pihak ranting pemilik atribut tidak terima dengan perusakan tersebut dan melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Pace. Laporan inipun segera direspon pihak kepolisian dengan segera melakukan mediasi dan menghadirkan berbagai pihak terkait.

Reporter: Andik Sukaca
Editor; Achmad Saichu