Dipasok dari Lapas Madiun, Kakak Beradik Edarkan Sabu dan Ekstasi

Madiun, koranmemo.com – Peredaran narkoba di wilayah Kota Madiun sepertinya semakin merajalela. Ini terbukti selama kurun waktu sekitar dua bulan, Satnarkoba Polres Madiun Kota telah mengungkap sedikitnya 10 kasus. Kasus yang terbaru kemarin, kakak beradik justru nekad mengedarkan sabu dan ekstasi. Mereka diketahui bernama Riza Kurniawan (26) dan Yusak Nur Rohman (21) warga jalan Asahan, Kelurahan/Kecamatan Taman, Kota Madiun.

Kasat Narkoba Polres Madiun Kota, AKP Eko Sugeng Rendara menuturkan, penangkapan bermula dari informasi masyarakat jika Yusak sudah sejak lama mengedarkan barang haram narkotika.

Setelah dilakukan pengintaian, tersangka Yusak ditangkap di jalan Soekarno-Hatta. Dari tangan tersangka ditemukan barang bukti sabu yang dibungkus dua plastik klip seberat 4,96 gram, dan 2,10 gram.

“Setelah itu kita lakukan pengembangan dirumah tersangka. Disana kita temukan berbagai alat untuk mengkonsumsi sabu,” katanya, Rabu (21/8).

Di hadapan petugas, Yusak mengaku sabu tersebut didapat dari kakaknya Riza Kurniawan. Tak butuh waktu lama, petugas langsung melakukan penggerebekan di jalan Asahan. Benar saja, di dalam rumah ditemukan sabu seberat 63,47 gram dan ekstasi sebanyak 47 butir. “Barang bukti tersebut diperoleh dari seseorang yang ada di dalam Lapas Madiun,” ujarnya.

Kini, kedua pelaku harus mendekam di balik jeruji besi untuk mempertenggungjawabkan perbuatannya. Polisi menjerat pelaku dengan Pasal 114 dan 112 UURI nomer 35/2009 tentang narkotika dengan acaman hukuman seumur hidup.

Reporter M.Adi Saputra

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date