Dipasang Lagi, Dicopot Lagi…

Sidoarjo, koranmemo.com –Pencopotan spanduk penolakan dari tiga fraksi (PDIP, PAN dan PKS) di DPRD Kab. Sidoarjo atas rencana pembangunan Gedung Terpadu Pemkab Sidoarjo Rp 800 M, kembali dilakukan Satpol PP Kab. Sidoarjo, Senin (31/7/2017).

Tiga spanduk penolakan dari tiga fraksi tersebut dipasang lagi pada hari Senin,(31/7/2017) pagi. Lokasi pemasangan tepat di depan gedung DPRD Kab. Sidoarjo di Jalan Sultan Agung Sidoarjo, namun Senin sore sudah tidak tampak lagi.

Tiga spanduk tersebut berisi kalimat penolakan dan tuntutan yang harus diselesaikan sebelum merealisasikan gedung erpadu yang menelan biaya senilai sekitar Rp 800 M.

Kabid Operasional dan Penindakan Satpol PP Kabupaten Sidoarjo, Yani Setiawan menerangkan, pencopotan spanduk milik tiga fraksi tersebut karena melanggar perizinan tentang pemasangan spanduk dan reklame. “Iya kami copot karena banyak spanduk yang gak berizin,” ujarnya saat dihubungi melalui ponselnya,  Senin, (31/07/ 2017).

Tidak hanya itu, lanjut Yani, spanduk – spanduk lain yang tak berizin dan sudah jatuh tempo juga dicopot. “Semuanya kami copot yang tidak berizin. Ada sekitar 21 spanduk yang kami copot di beberapa titik di Sidoarjo,” tegasnya.

Diantara spanduk yang dicopot oleh petugas Satpol PP itu, spanduk milik Fraksi PDIP, bertuliskan “Sampek Gepeng PDIP Tolak Gedung Terpadu 800 miliar!!! Berjuang untuk kesejahteraan rakyat”.

Spanduk PAN bertulsikan PAN Kab. Sidoarjo Menolak!!! Pembangunan Gedung 800 Miliar “RSUD Sidoarjo Barat Belum Terealisasi” juga sudah dilepas dan tidak ada bekasnya di lokasi awal.

Termasuk spanduk PKS bertuliskan Tolak!!! Pembangunan Gedung Terpadu Pemkab Sidoarjo 800 Miliar “warga butuh panen apik”, juga sudah tidak ada di tempat.

Bangun Winarso dari Fraksi PAN menyatakan, pihaknya mengaku tidak habis pikir atas pembersihan spanduk penolakan pembangunan gedung terpadu Pemkab Sidoarjo 17 lantai dengan estimasi biayanya sebesar Rp 800 miliar.

Menurut dia, kalau memang dinilai tidak berizin, pihaknya akan melakukan izin untuk pemasangan spanduk penolakan gedung terpadu Pemkab Sidoarjo sebagai kepanjangan sikap fraksinya.

“Ya besok akan kita izinkan untuk pemasangan spanduk penolakan itu. Menolak pembangunan gedung terpadu Pemkab Sidoarjo, sudah sikap resmi Fraksi PAN,” katanya.

Disinggung jika nantinya tidak diberi izin? Ia mempertanyakan kenapa tidak diizinkan. “Pokoknya penolakan, akan terus kita suarakan,” tegas anggota Komisi D DPRD Kab. Sidoarjo itu.

Reporter: Yudhi Ardian
Editor: Achmad Saichu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.