Dinas PUPR Lakukan Pensertifikatan Ruas Jalan Kabupaten, Dalam Rangka Pengamanan Aset Tanah

Share this :

Jombang, koranmemo.com – Sertifikat punya arti penting sebagai upaya mengamankan aset Negara. Sebagaimana diketahui bahwa pengamanan aset harus memenuhi tiga kriteria yang dikenal dengan 3T yaitu Tertib Administrasi, Tertib Fisik dan Tertib Hukum.

Dinas PUPR Lakukan Pensertifikatan Ruas Jalan Kabupaten, Dalam Rangka Pengamanan Aset TanahHal itu seperti disampaikan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang, Miftahul Ulum, bahwa pengamanan dari aspek hukum agar barang milik negara dalam hal ini adalah asset tanah terjaga/terlindungi dari potensi masalah hukum seperti sengketa, gugatan, atau beralih kepemilikan kepada pihak lain secara tidak sah.

“Masih banyak aset tanah dan fasilitas umum milik Pemerintah Kabupaten Jombang yang belum bersertifikat, termasuk ruas jalan Kabupaten. Tanah jalan kabupaten berdasarkan SK Bupati Nomor : 188.4.45/197/415.10.10/2015 tentang Penetapan status ruas jalan sebagai jalan kabupaten dan jalan desa, jalan kabupaten sebanyak 195 ruas belum bersertifikat,” kata Miftahul Ulum.

Bahkan, dirinya juga menyebutkan, ini masih baru ruas, dan ada berapa persilnya belum pasti karena ada ketentuan dari BPN. Karena satu ruas jalan bisa jadi lima persil, jadi setiap ada jembatan, maka dihitung satu persil. Dengan dibuatnya sertifikat ini, maka kepastian hukum atas penggunaan aset jalan semakin terjamin, selain itu dengan adanya dokumen tanah tersebut, akan memiliki posisi kuat bila berhadapan dengan pihak-pihak yang kerap mengokupasi tanah-tanah milik pemerintah Kabupaten Jombang.

“Karena seringkali terjadi tanah bawah jalan dipergunakan atau dikuasai secara tidak sah oleh masyarakat atau pihak lain, dan Pemkab kesulitan untuk melakukan penertiban, sebab data administrasi atau bukti kepemilikan yang dimiliki tidak kuat,” paparnya.

Adapun jalan mana saja yang bakal diberikan pensertifikatannya, Ulum juga menjelaskan, ada 5 ruas jalan kabupaten yang pada Tahun 2020 sedang di proses untuk dilakukan pensertifikatannya jalan pada tahun 2020, yaitu seperti di Jalan Bupati R.A.A. Soeroadiningrat, yang berada di wilayah Kelurahan Jombatan, Kelurahan Kaliwungu, Kelurahan Kepanjen. Kemudian ruas jalan di Jalan Alon-alon, yang berada di wilayah Kelurahan Kaliwungu, beserta ruas jalan di Kelurahan Jombatan seperti, Jalan KH. Ahmad Dahlan, serta Jalan Dr. Setiabudi, dan kelima berada di wilayah Kelurahan Kaliwungu dan Kepanjen, yakni Jalan Cak Durasim.

Kepala Dinas PUPR ini juga memaparkan, proses sertifikasi Barang Milik Negara berupa tanah Jalan Kabupaten itu sendiri adalah merupakan upaya menjalankan amanat UU Nomor 5 Tahun 1960 tentang Pokok-Pokok Agraria dan UU Nomot 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Jalan, serta mengacu kepada Peraturan Menteri Nomor 78 Tahun 2008 tentang Leger Jalan untuk mendukung akuntabilitas pencatatan aset jalan dan jembatan di lingkungan kerja Dinas PUPR Kabupaten Jombang.

“Aset yang dikelola dengan baik ini, merupakan salah satu indikator penilaian bagi Kementerian PUPR dengan harapan bisa mempertahankan opini BPK atas laporan keuangan yakni Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” pungkasnya. (ADV Dinas PUPR Kab. Jombang)

Reporter : Taufiqur Rachman / Agung Pamungkas

Editor Achmad Saichu