Dinas Kelautan dan Perikanan Jatim Pecahkan Rekor Muri Bandeng Presto Terbanyak

Share this :

Surabaya, koranmemo.com – Dinas kelautan dan perikanan provinsi Jawa Timur hari ini pecahkan rekor MURI penyajian 11.021 bandeng presto. Rekor tersebut dipecahkan dalam acara Jatim Fish and Marine Exhibition 2019 yang diadakan dinas kelautan dan perikanan provinsi Jawa Timur dan dihadiri secara langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Acara Jatim Fish and Marine Exhibition 2019 digelar dalam rangka mempromosikan produk UKM dan industri kelautan.

Manajer MURI Ariani Siregar dalam sambutannya pasca menyerahkan piagam penghargaan pemecahan rekor tersebut mengatakan, Jatim selama di bawah kepemimpinan Gubernur Khofifah mencatat banyak sekali rekor, dan saat ini rekor yang kembali dipecahlan Jawa Timur ialah penyajian bandeng presto.

“Beberapa kali rekor yang tercatat dipecahkan Jawa Timur ialah penyajian lele terbanyak, apel terbanyak, dan saat ini ialah penyajian bandeng presto terbanyak dengan mematahkan pemecah rekor sebelumnya yakni Pemalang,” ucapnya dalam sambutan di Parkir Timur Surabaya Plaza, (15/11/2019).

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, kegiatan ini bukan hanya untuk pemecahan rekor melainkan juga untuk menggalakkan gemar makan ikan masyarakat Jawa Timur. “Sering sekali saya menyampaikan pentingnya petik olah kemas jual. Dengan diolah maka ikan itu tidak mudah busuk. Biasanya iklan busuk diolah untuk tepung ikan. Tapi kan tidak semua punya mesin pengolah menjadi tepung ikan,” ucapnya.

Tidak hanya olahan bandeng presto, dalam acara yang digelar tersebut juga terdapat berbagai macam olahan seperti ekstrak ikan tuna yang diolah untuk menjadi coklat. “Jadi kalau ada anak yang susah makan ikan maka bisa dikenalkan dengan menggunakan coklat ini. Bahkan ada pula ekstrak ikan yang dicampur dengan daun kelor. Kita tahu kalau kelor itu kandungannya banyak bahkan antioksidannya tinggi, ini tentunya sangat bermanfaat,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Khofifah juga mengatakan bahwa Jawa Timur sangat berpotensi untuk ekspor dalam bidang perikanan. Dirinya menyatakan di tahun 2018 Jawa Timur berkontribusi dalam bidang perikanan sebanyak 50,9 Triliun hal ini setara 2,3 persen dalam PDRB Jatim. Ia berharap pada tahun ini hal tersebut dapat ditingkatkan khususnya dalam pemanfaatan ekspor ikan patin.

“Ternyata budidaya patin itu luar biasa pasarnya. Maka tantangannya adalah bagaimana meningkatkan produktivitas. Ada peluang untuk Jatim menyuplai kebutuhan ekspor ke Arab Saudi sebagai konsumsi para jemaah haji dan umroh,” ungkapnya.

Ditemui di tempat yang sama, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur Mohammad Gunawan Saleh mengatakan bahwa rekor MURI tersebut dipecahkan atas keinginan Masyarakat khususnya UKM Jawa Timur. Dirinya menyebutkan, target awalnya hanya 11.021 bandeng presto, namun saat di lapangan ternyata hasil olahan bandeng presto tersebut tembus angka 11.089.

Reporter: Dimas Mahendra
Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date