Dilaporkan Tipu Ratusan Juta Rupiah, Ini Reaksi 4 Anggota DPRD Kabupaten Blitar

Blitar, koranmemo.com – Laporan dugaan penipuan yang dilakukan empat oknum anggota DPRD Kabupaten Blitar langsung ditanggapi oleh terlapor. Empat anggota tersebut menggelar konferensi pers untuk mengklarifikasi kasus tersebut, Kamis (2/1/2020). Mereka mengungkapkan jika aduan tersebut merupakan fitnah.

Dalam kesempatan tersebut Wasis, salah satu anggota DPRD Kabupaten Blitar mengungkapkan jika aduan masyarakat tersebut adalah fitnah. Hal ini lantaran tidak ada bukti-bukti yang membenarkan jika dirinya bersama tiga anggota dewan lainnya melakukan penipuan. Wasis mengungkapkan jika dirinya bersama rekannya adalah korban. “Ini adalah fitnah yang luar biasa. Tidak ada bukti dan fakta mengenai hal tersebut,” tegasnya.

Wasis mengungkapkan senang dengan adanya aduan yang dilakukan di Polres Blitar Kota. Hal ini lantaran dengan adanya aduan tersebut akan membuktikan apakah dirinya benar menipu rakyat atau tidak. Pasalnya selama dua tahun terakhir ini dirinya diduga menipu rakyat hingga Rp 500 juta.

Dengan demikian masyarakat akan mengetahui mana yang benar dan mana yang salah. Meski demikian Wasis menghormati proses hukum. Pihaknya akan menunggu perkembanhan dari Polres Blitar Kota mengenai kasus ini.

Namun apabila tidak terbukti, Wasis bersama tiga anggota dewan lainnya akan melakukan langkah hukum balik. Pihaknya akan melaporkan pelapor atas dugaan pencemaran nama baik, surat laporan palsu dan Undang Undang ITE. “Kami akan melakukan upaya hukum balik apabila kami terbukti tidak bersalah,” tegas Wasis.

Untuk diketahui, empat anggota DPRD Kabupaten Blitar aktif dilaporkan melakukan penipuan pengurusan sertifikat tanah ke Polres Blitar Kota. Keempat orang bernisial W, E, A dan M itu berasal dari empat partai politik yang berbeda.

Dalam janji membantu menerbitkan sertifikat tanah di kawasan perkebunan Karangnongko, Desa Modangan, Kecamatan Nglegok, keempatnya dilaporkan meminta warga uang sebesar Rp 335 juta.

Reporter Nuramid Hasyim
Editor Achmad Saichu