Dikenal Jalur Tengkorak, Ini Hasil 2 Hari Olah TKP Laka Maut di Ngronggo

Kediri, koranmemo.com – Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) yang terjadi di Jalan Raya Kapten Tendean Kelurahan Ngronggo Kecamatan/Kota Kediri, akhirnya pada Rabu (26/8) personel Unit Laka Satlantas Polresta Kediri mendapatkan kronologis kejadian. Peristiwa tabrakan itu terjadi pada Senin (24/8) sekitar pukul 21.45 WIB.

Dalam laka lantas ini melibatkan dua kendaraan bermotor yaitu Honda Tiger nomor polisi (nopol) AG-6015-CR, yang dikendarai AH (17) yang membonceng BE (16). Keduanya adalah warga Kelurahan Ngronggo Kecamatan/Kota Kediri.

Sedangkan kendaraan lainnya yaitu sepeda motor Honda Supra X 125 nopol AG-3465-EU yang dikendarai Sumadi (60) warga Kelurahan Campurejo Kecamatan Mojoroto Kota Kediri dan membonceng Susi (19) warga Desa Bulu Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), Kanit Laka Satlantas Polresta Kediri Ipda Dyah Ayu menjelaskan, sebelum terjadi kecelakaan lalu lintas, AH mengendarai sepeda motor Honda Tiger dan berboncengan dengan BE melaju dengan kecepatan tinggi dari arah selatan ke utara di Jalan Raya Kapten Tendean Kota Kediri.

Sesampainya di lokasi kejadian, tepatnya di depan rumah makan Tanah Minang, saat bersamaan dari arah berlawanan melaju kendaraan Honda Supra X 125 yang dikendarai Sumadi yang berboncengan dengan Susi.

“Karena kendaraan Honda Tiger melaju di lajur kanan (timur) secara mendadak dan jarak sangat dekat, akhirnya terjadi tabrakan. Akibatnya, kedua kendaraan beserta pengendara dan penumpangnya terjatuh,” jelasnya, Rabu (26/8)

Pasca kecelakaan lalu lintas itu, penumpang kendaraan Honda Supra X 125, Susi meninggal dunia di TKP. “Sedangkan ketiga korban lainnya mengalami luka berat, selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gambiran Kota Kediri,” imbuhnya.

Untuk faktor yang mempengaruhi laka lantas adalah faktor manusia. Dari hasil olah TKP, karena kendaraan Honda Tiger melaju ke lajur kanan secara mendadak dan jarak sangat-dekat akhirnya terjadi tabrakan.

Perlu diketahui, saat mendapat perawatan medis di RSUD Gambiran, ketiga korban laka lantas dinyatakan meninggal dunia. Ketiganya mengalami luka berat pascalaka lantas tersebut sehingga korban jiwa dalam kejadian ini empat orang.

Informasi yang diperoleh koranmemo.com di lokasi kejadian, jalur tersebut dikenal memang rawan kecelakaan. Bahkan warga banyak yang menyebutnya sebagai jalur tengkorak. Untuk warga berharap para pengguna jalan di jalur tersebut ekstra hati-hati.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu

Editor : Achmad Saichu