Diiming-iming Menang Tender Proyek, Pengusaha Perempuan Tertipu Ratusan Juta Rupiah

Share this :

Trenggalek, koranmemo.com – Apes dialami Sukarti (53) , perempuan warga Desa Nglongsor Kecamatan Tugu Kabupaten Trenggalek , Jawa Timur. Pasalnya pengusaha proyek ini harus merelakan uangnya Rp 100 juta amblas digondol orang yang baru saja dikenalnya, yang diketahui bernama Sri Handayani (34) warga Kabupaten Bojonegoro.

Awal perkenalan dengan pelaku , korban diperkenalkan oleh seseorang yang masih warga Trenggalek dan mengaku bisa membantu korban memenangkan tender pengadaan jasa fisik atau proyek seniali miliaran rupiah di Kabupaten Bojonegoro.

Namun setelah beberapa bulan tidak kunjung mendapatkan hasil sesuai perjanjiannya , korban melapor ke Mapolsek Tugu Polres Trenggalek.

Kapolres Trenggalek AKBP Donny Adityawarwan melalui Kapolsek Tugu IPTU Bambang Purwanto saat di konfirmasi  di ruang kerjanya membenarkan bahwa telah ada laporan dari korban tentang penipuan yang merugikannya hingga ratusan juta rupiah.

”Memang benar telah  ada laporan polisi, dan sampai saat ini sudah masuk dalam tahap penyelidikan, akan tetapi sampai saat ini masih belum menetapkan siapa tersangkanya,”ucapya, Kamis (7/9).

Dijelaskan, aksi yang terjadi di rumah korban itu sekitar bulan Juli tahun 2016 , dimana saksi (namanya masih dirahasiakan pihak penyidik-red) membawa terlapor ke rumah korban dan menjanjikan bisa memenangkan  paket pekerjaan yang akan dilelang di Unit Lelang dan Pengadaan (ULP) Bagian Pembangunan Pemkab Bojonegoro.

“ Harga paket yang ditawarkan kepada korban Rp 100 juta , dan korban mengiyakan sekaligus memberikan uang sejumlah yang diminta terlapor,” lanjutnya.

Namun setelah ditunggu pada jadwal yang dijanjikan terlapor, pelapor tidak pernah menerima khabar kemenagannya dari proses tender tersebut.

“Pelapor menunggu khabar terlapor, namun yang ditunggu tidak kunjung ada, sehingga pelapor berinisiatif melaporkan kasus ini kepada kami,” tandasnya.

Bambang menambahkan sampai sejauh ini sudah dilakukan gelar perkara, namun tersangkanya belum bisa ditetapkan dengan alasan polisi masih mengejar terlapor.

“Kita tunggu saja siapa tersangkanya setelah kita dapat menghadirkan terlapor untuk disidik lebih lanjut,” pungkasnya.

Reporter : Yuli Satriaji

Editor      : Hamzah Abdillah

Facebook Comments
Follow Us

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz