Diguncang Gempa Warga Panik

Share this :

Madiun, koranmemo.com –  Sejumlah warga Madiun dan Ngawi sempat panik akibat guncangan gempa bumi yang melanda daerah setempat pada Jumat (4/11) sekitar pukul 12.00 WIB.

Salah satu warga Kabupaten Madiun, Azis mengaku kaget ketika tiba-tiba lantai tempat ia berpijak berguncang dan beputar. “Saya langsung keluar rumah, goyangannya sangat terasa tadi,” kata anggota TNI ini.

Hal serupa diungkapkan Suroto, waga Desa Jeblogan, Kecamatan Paron, Ngawi. Dia mengungkapkan, ketika gempa terjadi warga sedang melaksanakan salat Jumat. Saat itu jamaah Masjid Al Amal Desa Jeblogan sempat khawatir dengan kondisi tersebut. “Gempa terjadi setelah khatib membaca khotbahnya, dan muadzin iqomah,” ungkapnya.

Sementara itu Eko Heru Tjahjono, Kepala BPBD Ngawi mengaku, belum menemukan dampak serius gempa tersebut. Menurutnya, gempa tersebut bisa dipengaruhi oleh dua faktor. Pertama adanya pergerakan bawah tanah yang terjadi di dasar bumi. Kemungkinan kedua, akibat aktivitas vulkanik Gunung Lawu. Sebab, jarak titik pusat gempa masih berada di wilayah lereng Gunung Lawu atau bagian Barat Ngawi. “Tidak menutup kemungkinan penyebab gempa karena reaksi Gunung Lawu,” ujarnya.

Dijelaskan Heru, ‎berbeda dengan keterangan yang didapat dari Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menginformasikan adanya gempa bumi di wilayah Madiun. Gempa dengan kekuatan 4,9 skala richter itu terjadi pada pukul 12.08. 07 tepatnya di 7,55 Lintang Selatan dan 110,30, atau 45 kilometer barat laut Madiun Jawa Timur dengan kedalaman 19 kilometer.  (dik/jur).