Delapan Pasangan Digerebek Satpol PP  Kota Kediri di Hotel dan Tempat Kos

Share this :

Kediri, koranmemo.com — Satpol PP Kota Kediri kembali memeriksa dan merazia tempat kos dan hotel, hasilnya ada delapan pasangan bukan suami istri yang terjaring razia ini, Rabu (29/7) malam. Bahkan, diketahui delapan pasangan ini merupakan pasangan selingkuh dan pacaran.

Dari hasil pendataan, delapan pasangan ini adalah NH (25) laki-laki dengan SM (24) perempuan asal Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, TK (27) laki-laki asal Sukoharjo dengan PN (25) perempuan asal Kelurahan Pakunden Kecamatan Pesantren Kota Kediri, EP (25) laki-laki asal Kecamatan Wates Kabupaten Kediri dengan DA (25) perempuan asal Kedungwaru Kabupaten Tulungagung.

Selain itu, AM (22) laki-laki asal Kedungwaru Kabupaten Tulungagung dengan MN (20) perempuan asal Panggul Kabupaten Trenggalek, RH (26) laki-laki asal Kecamatan Semen Kabupaten Kediri dengan DE (23) perempuan asal Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, WH (27) laki-laki asal Kecamatan Pesantren dengan SR (26) perempuan asal Kecamatan Geger Kabupaten Madiun.

Kabid Trantibumas Satpol PP Kota Kediri, Nur Khamid menjelaskan, dua pasangan lainnya yaitu BA (34) laki-laki asal Kecamatan Pesantren Kota Kediri dengan OK (25) perempuan asal Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri, dan AL (32) laki-laki asal Kecamatan/Kota Kediri dengan TA (32) perempuan asal Kecamatan Kandat Kabupaten Kediri.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tujuh dari delapan pasangan bukan suami istri tersebut adalah pasangan selingkuh. Sementara, satu pasangan lainnya adalah pasangan kekasih atau pacaran. “Dari pengakuan yang bersangkutan seperti itu. Selain pendataan, kami akan berikan pembinaan lebih lanjut,” jelasnya.

Baca Juga: Satpol PP Kota Kediri Jaring 3 Pasangan Diduga Mesum

Tak hanya itu, masing-masing keluarga dari pasangan tersebut, lanjutnya, diminta untuk datang ke Kantor Satpol PP untuk koordinasi dan pembinaan lebih lanjut. Mengingat, tujuh pasangan sudah berkeluarga dan satu pasangan lagi masih sebatas pacaran sehingga permasalahan tersebut diharapkan diselesaikan secara kekeluargaan.

Menurut Nur Khamid, enam pasangan terjaring razia saat personel Satpol PP memeriksa dan merazia hotel yang berada di Jalan Urip Sumoharjo Kota Kediri. “Saat diperiksa, ternyata ada enam pasangan di kamar terpisah. Kondisi lampu dalam keadaan padam, saat diperiksa ternyata mereka bukan pasangan suami istri,” tegasnya.

Baca Juga: Pengembangan Situs Patirtan Brumbung Menjadi Kawasan Wisata Budaya

Baca Juga: Bawaslu Kabupaten Kediri Temukan Puluhan Pelanggaran

Untuk dua pasangan lainnya, kata Nur Khamid, terjaring razia di tempat kos yang berada di Jalan Brigjen Katamso Kota Kediri. Di tempat kos yang memiliki jumlah kamar sebanyak 30 ruang itu, dua pasangan ini berada di dalam satu kamar dengan kondisi pintu kamar tertutup.

Nur Khamid mengatakan, saat ini Satpol PP Kota Kediri tidak hanya fokus mensosialisasikan Peraturan Walikota (Perwali) Kediri Nomor 16 Tahun 2020 tentang pengendalian kegiatan hiburan dan perdagangan dalam rangka percepatan penanganan Covid-19. “Salah satu hal yang perlu diwaspadai yaitu penyalahgunaan tempat kos dan hotel oleh penghuninya,” ucapnya.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu

Editor :  Achmad Saichu