Diet yang Menyehatkan, Bagaimana Menurut Ahli?

Share this :

Amerika, koranmemo.com – Diet makanan non- daging sedang menjadi tren belakangan ini. Diet ini mengharuskan seseorang untuk menghindari mengkonsumsi daging sapi, kambing, babi maupun ayam dengan alasan agar mendapatkan kesehatan sekaligus memberikan manfaat kepada lingkungan dan upaya perlindungan bagi hewan.

Menurut suatu penelitian yang dirilis di jurnal kesehatan BMJ (British Medical Journal) bahwa seorang vegetarian memiliki risiko terkena stroke. Walaupun mereka juga memiliki kesempatan yang lebih rendah untuk terkena penyakit jantung koroner.

Dilansir dari CNN menurut Tammy Tong seorang Epidemiologi Nutrisi di Departemen Kesehatan Masyarakat dari Universitas Oxford mengatakan bahwa vegetarian memiliki risiko stroke 20% lebih tinggi dari orang yang memakan daging.

Alasan pasti dari hal tersebut masih belum jelas, tetapi faktor rendahnya level nutrisi yang dimiliki seseorang juga dapat menjadi salah satu alasan.

Terdapat beberapa bukti yang mengatakan bahwa memiliki level kolesterol yang sangat rendah dapat dikaitkan dengan penyebab terjadinya stroke hemoragik (pendarahan otak). Pada poin penelitian yang lain ditemukan bahwa kekurangan nutrisi, seperti vitamin B12 memiliki korelasi dengan tingginya terkena resiko stroke.

Sebaliknya terdapat studi lain jika ternyata pescetarian (diet dengan hanya memakan ikan) tidak memiliki risiko penyakit stroke. Hal ini dikarenakan pescetarian memiliki level kolesterol yang tidak serendah vegetarian. Pescetarian juga tidak kekurangan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh (vitamin B12) yang berhubungan dengan tingginya resiko stroke.
Maka sebaiknya vegetarian tetap harus mengkonsumsi suplemen nutrisi pengganti yang tidak dapat mereka dapatkan dari mengkonsumsi sayur agar kebutuhan tubuh dapat tercapai.

Penerjemah: Chantika Rahmi

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date