Diduga Tiduri Warganya Kebayan Dituntut Mundur

Share this :

Nganjuk, koranmemo.com – Puluhan pemuda Dusun Jati Tengah Desa Ja’an Kecamatan Gondang mendatangi balai desa setempat, Senin (28/11). Mereka mengadu kepada kepala desa agar Kebayan Sa dicopot dari jabatannya, karena sering menggoda istri warganya untuk diajak kencan. Bahkan, oknum perangkat desa ini diduga sempat meniduri istri warganya.
Informasinya, terungkapnya kasus ini setelah oknum perangkat desa ini sering kali mengirim pesan singkat kepada Wa (25) yang tak lain istri dari As (27). Dalam SMS itu, Kebaya Sa berkeinginan mengajak kencan. “Dia sering kali SMS istri saya untuk diajak begituan. Saya tahunya saat handphon istri saya tak pegang,” kata As saat di balai desa.

Penasaran dengan isi pesan yang terus-terusan mengajak kencan itu, As menjadi curiga. Selanjutnya dia merayu istrinya untuk menceritakan apa sesungguhnya yang terjadi. Dengan perasaan bersalah, akhirnya istrinya mengaku jika pernah ditiduri oleh Kebayas Sa. “Istri saya mengaku pernah diajak tidur pak bayan tiga kali di komplek Ngringin Lengkong. Saat itu pas saya kerja di Kalimantan,” kata As.

Rupanya, selain diduga meniduri istri As, Kebayan Sa juga diduga pernah meniduri
Kar (29) istri dari Su (35). Modus yang dilakukan pun juga sama, yakni merayu dengan sarana pesan singkat di handphon. Kasus ini terbongkar lantaran handphon Kar dipegang Su saat Kebayan Sa merayu mengajak kencan. “Katanya pak bayan itu jadi wartawan juga, kok kelakuannya seperti itu ya,” celetuk As.

Berdasarkan pengakuan-pengakuan itu, akhirnya warga sepakat mengadukan permasalahan ini ke pihak desa agar yang bersangkutan dicopot dari jabatannya. Karena Kebayan Sa tidak ada di rumah dan tidak masuk kantor, pihak desa pun tidak bisa berbuat banyak dan tidak bisa melakukan musyawarah. “Pengaduan kita terima dan selanjutnya kita mediasi dan kita musyawarahkan,” ungkap Evi Kuswandani, Pjs Kepala Desa Jaan. (jie)

Follow Untuk Berita Up to Date