Diduga Teroris, Warga Ponorogo Diringkus Densus 88 Anti Teror

Share this :

Ponorogo, Koranmemo.com,- Densus 88 Anti Teror menangkap  HK,  warga Dukuh Bangunasri Desa Balong, Kecamatan Balong, Ponorogo, Selasa (24/10) sekitar pukul 11.00 WIB, diduga terkait  sebagai jaringan teroris.

Kapolres Ponorogo AKBP Suryo Sudarmadi membenarkan, Densus 88 berhasil meringkus anggota jaringan teroris. Pihaknya memback up operasi yang telah dilakukan tim Densus 88.

“ Terduga teroris itu sudah diawasi pihak Densus 88  sejak 7 bulan lalu dan siang tadi sekitar jam 11 baru dilakukan pengrebekan,” katanya.

Dikatakan, saat ini terduga masih diamankan pihan Densus 88 dan mereka juga masih melakukan penggeledahan di rumah pelaku untuk mencari data dan bukti terkait keterlibatan pelaku.

Kepala Desa Balong Kholid menanggapi ada warganya yang ditangkap terkait jaringan teroris menuturkan warganya tersebut dalam keseharian hidup wajar wajar saja seperti warga lainya.

“ Sehari- hari dia bekerja sebagai pemasang dan merawat tower seluler. Dalam bermasyarakatpun  juga baik seperti arisan RT atau ikut berjamaah  sholat di masjid rajin, makanya warga tidak  menaruh curiga apapun,” tutur Kholid.

Sementara Supriyadi ayah HK mengaku kaget dan tidak percaya dengan penangkapan anaknya dengan dugaan sebagai anggota jaringan teroris. Selama ini perilaku tidak ada yang mencurigakan.

” Saya hanya takut , anak saya korban salah tangkap saat ini keluarga masih berupaya untuk memberikan bantuan hukum kepada anak saya,” kata Supriyadi.

Ditambahkan Supriyadi pihak berwajib saat penggeledahan  membawa buku-buku agama , CPU dan laptop. “Memang yang dibawa banyak buku- buku tentang agama, untuk CPU dan laptop yang dibawa saya  sama sekali tidak tahu isinya,” kata Supriyadi.

Dalam Penggrledahan pihak Densus 88 Anti terror selama satu jam membawa barang bukti yang langsung dibawa ke mobil dengan pengawalan ketat.

Reporter: Zainul Rohman

Editor: Bambang Iswahyudi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.