Diduga Tak Berizin, Galian C Disasar

Nganjuk, koranmemo.com – Aktivitas galian C yang berada di Dusun Gaeng Desa Ngudikan Kecamatan Wilangan, yang disinyalir milik Agung Wiyono (35) warga Dusun Sanggrahan Desa Nglaban Kecamatan Loceret, Senin, (17/10) sekitar pukul 18.30 WIB, disasar Satreskrim Polres Nganjuk. Diketahui, aktivitas itu adalah pengerukan tanah yang diduga diangkut untuk urukan jalan tol.

Dalam penggrebekan itu, petugas mengamankan
2 unit dump truk kuning nopol B 9162 XS dan AG 8278 UZ, 5 unit dumpa truk hijau, masing- masing nopol, DA 1604 WC, DA 1607 WC, DA 9680 CG, DA 1901 WC, dan nopol DA 9605 CG, yang bermuatan tanah uruk dan 3 unit excavator dan satu bendel pengeluaran material tanah.

Kasatreskrim Polres Nganjuk, AKP Trisno Nugroho membenarkan pihaknya telah mengamankan beberpa unit dump truk dan excavator ke Mapolres Nganjuk. “Kegiatan kemarin melakukan pengecekan ke TKP, kemudian kita mengecek izinya, mereka memiliki izin eksplorasi namun belum memiliki izin produksi pertambangan,” ujarnya.

Sampai saat ini, kata Trisno, pihaknya masih memeriksa 7 sopir truk dan 3 operator excavator serta 2 orang ceker atau pencatat keluar masuk truk pengangkut tanah uruk. Untuk pemilik usaha pertambangan, sampai saat ini masih sebatas saksi. “Diduga melanggar undang undang minerba nomor 4 tahun2009 pasal 160 ayat 2, sampai saat ini kasusnya masih dalam tahap penyelidikan, meminta keterangan para saksi,” jelasnya. (jie)