Diduga Positif Covid-19, Dokter di Blitar Meninggal Saat Dirawat di RSSA Malang

Share this :

Blitar, koranmemo.com – Covid-19 kembali menjadi momok bagi tenaga kesehatan. Dokter asal Kecamatan Sukorejo meninggal dunia diduga terpapar virus.

Dokter berusia 59 tahun itu yakni Sony Putrananda yang meninggal dunia pada  Selasa   (28/7) saat menjalani perwatan di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

Hal itu diakui Sekrataris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Blitar Hakim Sisworo. Menurut Hakim pasca mendapat laporan ada dokter meninggal, pihaknya langsung tracing ke orang-orang terdekatnya. Salah satunya dengan menggelar swab test yang dimungkinkan pada Kamis (30/7).

Menurutnya orang yang bakal ditest swab adalah keluarga. Mulai istri dan anak-anaknya. Bahkan nantinya para pasien yang sempat kontak dengan yang bersangkutan. “Iya nanti termasuk nanti juga tracing terhadap pasien dokter Sony yang kontak sejak 22 Juli,” ungkapnya.

Hakim menambahkan, dr Sony meninggal dunia dan sempat dirujuk ke RSSA Malang pada Selasa malam (28/7). Pada  24 Juli mengeluh sakit panas, demam dan sesak. Kemudian dilanjutkan dengan menjalani swab tes di  klinik kesehatan di Kota Blitar.

Tetapi ternyata  kondisinya belum membaik. Selasa oleh pihak keluarga dibawa  ke RS di Malang untuk  swab lagi. Ternyata  hasil swab dinyatakan terkonfirmasi positif corona. “Setelah itu, dr Sony  dirujuk ke RSSA Malang. Nah setelahnya kami mendapat informasi, pasien meninggal pada Selasa malam,” tambahnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun atas keputusan keluarga, almarhum dikremasi di  Lawang, Kabupaten Malang. Sempat ada kabar dimakamkan di Kota Blitar.
Reporter Abdul Aziz Wahyudi
Editor Achmad Saichu