Diduga Masalah Asmara, Pelajar SMK Tewas Tenggak Racun

Ponorogo, koranmemo.com – Entah setan apa yang merasuki Adiptia (16 ) pelajar kelas X SMK Pemkab ini. Pasalnya, ia nekat bunuh diri dengan cara menenggak obat pestisida padi jenis potas.

Jasad Warga Desa Wates Kecamatan Jenangan ini pun ditemukan warga bersama sepeda motor mililnya Nopol AE 4691 VN di pinggir Jalan Raya Ngebel, Ponorogo atau tepatnya di barat Bengkel Marko sekitar pukul 10.00, Kamis (8/8).

Kedua orangtua Adip pun langsung histeris mengetahui anak semata wayangnya tewas dengan cara bunuh diri. Dari informasi yang dihimpun diduga aksi nekat Adip dipicu persoalan asmara dengan sang kekasih yang saat ini tengah dirawat di salah satu rumah sakit di Ponorogo.

Sebelum ditemukan tewas, Adip diketahui sempat mamasang status “Sepurane Kabeh Ya” di akun Whatt shappnya. Tapi Adip enggan membeberkan kepada siapa permohanan maaf tersebut.” Tadi pagi sempat buat status minta maaf Mas, sekitaran jam 8, nah saya tanya lewat WA ga dibalas dan tiba-tiba tidak aktif,” ujar salah satu rekan Adip, Agus yang datang dilokasi penemuan jasad temanya tersebut.

Sementara itu, Kanit Reskrim Kanit Reskrim Polsek Jenangan, Ipda Yudi Triwahono yang melakukan olah TKP Bersama tim Identifikasi Polres Ponorogo mengatakan sementara kasus tersebut dinyatakan dugaan kasus bunuh diri. “Laporan masyarakat tadi ada yang tergeletak, kemudian dicek sudah tak bernyawa, ada botol putih kecil tutup merah.Sementra dugaan bunuh diri. penyebabnya  masih dilakukan lidik,” pungkasnya.

Dari kasus ini, sejumlah barang bukti seperti obat pestisida jenis potas dalam kemasan plastik dan obat hama padi merk arivo yang diduga digunakan Adip untuk mengakhiri hidupnya.

Reporter Zainul Rohman

Editor Achmad Saichu