Diduga Lakukan KDRT, Wali Kota Blitar Dilaporkan Istrinya ke Polda Jatim

Share this :

Surabaya, koranmemo.com – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) menerima laporan seorang wanita berinisial EP yang mengaku sebagai istri kepala daerah di Propinsi Jawa Timur. EP melaporkan suaminya (kepala daerah) berinisial S terkait Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Dari informasi yang dihimpun koranmemo.com di lingkup kepolisian ini, kepala daerah yang dimaksud diduga Wali Kota Blitar Muh Samanhudi Anwar.

Informasinya kekerasan terjadi pada tanggal 25 Januari 2018 lalu, yang disebabkan masalah rumah tangga. Dugaan KDRT tersebut, infonya sempat dilaporkan ke Polres setempat. Namun, entah pertimbangan apa, EP ini lantas memilih membawa ke Polda Jawa Timur.

Kabid Humas Polda Jatim Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera berjanji akan menangani kasus secara profesional dan proporsional.

“Kita bekerja secara profesional dan proporsional. Sebab di hadapan hukum semua sama,” katanya, Rabu, (07/02/2018).

Dikatakan Frans Barung, kami sudah memeriksa EP sebagai saksi pelapor termasuk mendalami isi laporan. “Petugas Kepolisian juga menyelidiki hasil visum dua rumah sakit Blitar yang menjadi bukti laporan kekerasan ini,” ujarnya.

Terkait apakah Polda Jatim akan segera memanggil terlapor (Samanhudi Anwar, red), secara diplomatis Barung menyampaikan, pihaknya akan melalui prosedur yang berlaku. “Kita akan melalui prosedur yang ada,” tukasnya.

Reporter: M. Fauzi

Editor: Achmad Saichu

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.