Diduga Gelapkan Uang, Pengepul Pasir Diadukan ke Polres Kediri

Kediri, koranmemo.com – Pengepul pasir warga Dusun Pagar Desa Juwet Kecamatan Kunjang Kabupaten Kediri berinisial Mar (45), diadukan oleh Muchamad Burhannul Karim (37) Direktur CV. Adhi Djojo, pengelola tambang pasir (Galian C) di desa setempat, ke Polres Kediri dengan tembusan Polsek Kunjang, Jumat (8/1).

Ini lantaran Mar diduga menggelapkan uang penjualan pasir senilai total Rp 78.280.000. Dikarenakan tidak ada itikad baik untuk mengembalikan, maka permasalahan ini diadukan ke polisi untuk proses hukum lebih lanjut.

“Sebenarnya sudah kita upayakan langkah persuasif, dengan meminta baik-baik uang tersebut. Namun yang bersangkutan tetap tidak memberikan uangnya. Waktu itu, karyawan saya yang menagih,” ujar Muchamad Burhannul Karim, kepada Koran Memo, Selasa (12/1).

Karim menjelaskan, awalnya Mar mengajak kerja sama untuk menjualkan pasir. Untuk memperlancar penawaran ke konsumen, Mar minta nota kosong kepada Andri karyawan CV. Adhi Djojo, yang juga penanggung jawab galian. “Karena tujuannya baik, oleh Andri diberi nota,” katanya.

Setelah menerima nota, Mar mulai memasukkan truk pencari pasir ke lahan galian, dimulai pada 2 Januari 2021. Dari beberapa truk tersebut, terkumpul uang senilai Rp 9.750.000, yang diduga dibawa Mar.

“Jadi gini, setiap truk yang ambil pasir, harus menunjukkan nota itu, baru boleh keluar. Oleh ceker, dicatat dalam buku,” papar Karim.

Selanjutnya, pada 3 Januari 2021, sejumlah Rp 18.040.000, pada 4 Januari 2021 senilai Rp 19.890.000, pada 5 Januari 2021 sekitar Rp 11.050.000, terakhir pada 6 Januari 2021 sejumlah Rp 19.550.000. “Total uang yang diduga dibawa Mar dan belum disetorkan ke kami sekitar Rp 78.280.000,” jelas Karim.
Dengan diadukannya permasalahan ini, Karim berharap pihak kepolisian segera menindaklanjutinya.

“Semua bukti sudah kami serahkan kepada pihak berwajib, dan kami berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti pengaduan kami, mengingat itu uang perusahaan,” tukasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Gilang Akbar saat dikonfirmasi terkait kasus ini mengatakan, pada Senin (11/1) surat pengaduan itu sudah ada di mejanya.

Kemungkinan nantinya pengadu akan tetap melengkapi administrasi, dan akan ada klarifikasi kepada saksi-saksi karena kasus dugaan ini sifatnya masih pengaduan masyarakat (Dumas).

“Surat itu ditujukkan kepada Bapak Kapolres Kediri terus didisposisikan kepada saya dan kanit. Untuk saat ini mungkin baru disiapkan mindik,” ujarnya.

Terpisah, Mar saat dikonfirmasi lewat ponsel mengaku masih belum jelas, dan tidak mengerti jika diadukan ke Polres Kediri oleh Direktur CV Adji Djojo. “Karena masih belum mendapatkan kabar, kami masih menunggu, dan akan rundingan dengan teman-teman kerja,” ucapnya.

Reporter : Rizky Rusdiyanto
Editor : Muji Hartono