Diduga Distribusikan Obat Ilegal, Sebuah Rumah Di Blitar Di Grebek Polisi

Blitar, koranmemo.com – Satresnarkoba Polrestabes Surabaya melakukan penyegelan di sebuah rumah di Halan Suryat, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Jumat (14/2). Penggeledahan dan penyegelan tersebut tidak lain pengembangan dugaab peredaran atau pendistribusian obat ternak ilegal yang dilakukan oleh Satresnarkoba Polrestabes Surabaya.

AKBP Memo Ardian Kasatnarkoba Polres Tabes Surabaya saat di konfirmasi membenarkan adanya penggerebekan tersebut. Penggerebekan dilakukan setelah adanya informasi yang menyebutkan jika rumah tersebut dihuni pengedar obat ternak yang mengadung ketamin.

Penggeledahan tersebut merupakan tidak lanjut pengembangan dari tangkapan Satreskoba Polrestabes Surabaya beberapa waktu lalu. Petugas melakukan terhadap W, salah satu direktur sebuah perusahaan. Dari tangan tersangka tersebut diamankan 26 butir ekstasi dan 14 ketamin.

Setelah dilakukan penyidikan, diketahui jika ketamin harusnya digunakan untuk hewan bukan manusia. Petugaspun melakukan koordinasi dengan Dinas Perternakan mengenai hal tersebut dan benar jika ketamin tersebut diperuntukkan hewan. Petugaspun melakukan pengembangan terhadap peredaran ketamin tersebut.

“Jadi sebelumnya diamankan W, direktur PT tersebut. Turut diamankan dari W, 26 ekstasi dan 14 ketamin untuk hewan. Keterangan ahli kedokteran dan peternakan, ketamin ini untuk hewan,” ungkap AKBP Memo.

Ketamin dijual di bawah nama merek Ketalar, adalah obat yang terutama digunakan untuk memulai dan mempertahankan anastesi. Hal ini memberikan efek analgesik, sedasi dan amnesia. Setelah dilakukan penyidikan ternyata ketamin tersebut merupakan obat illegal, bukan obat import yang terdaftar.

“Sesuai dengan pentujuk ahli dan dinas perternakan bahwa yang diedarkan tidak terdaftar alias illegal,” tegasnya.

Reporter: Nuramid Hasjim
Editor: Della Cahaya

Follow Untuk Berita Up to Date