Diancam Pedang, Motor dan HP Dibawa Kabur 3 Begal

Sidoarjo, koranmemo.com – Kusniati, (45) warga Desa Gempolsari, Tanggulangin menjadi korban aksi kejahatan begal jalanan, Minggu, (19/5/2019). Ia harus merelakan sepeda motor jenis Honda Beat Nopol W 2542 VH dan handphone kesayangannya digondol tiga begal yang membawa pedang.

Kusniati menceritakan, dirinya dibegal saat melintas di tuang Dusun Kuwaron, Desa Glagaharum Kec. Porong. Tepatnya di sebelah selatan pembuangan sampah atau tuang Dusun Kuwaron Desa Glagaharum. Kejadian sekitar pukul 05.00 WIB. Ia berniat menjemput temannya, Beti di pasar.

“Keadaan cuaca pagi tadi sudah terang, meskipun matahari belum muncul. Tapi tuang Dusun Kuwaron kebetulan sepi,” katanya.

Kurniati menambahkan, saat berangkat dari rumah tidak ada orang yang mengikutinya. Saat tiba di tuang Kuwaron, laju motor korban langsung dihentikan oleh 3 pelaku bersenjata pedang.

“Begal itu langsung memotong motor saya. Dan mengacungkan pedang, sambil berkata “mbengok tak bacok” (berteriak saya sabet),” ucap Kusniati menirukan ancaman pembegal tersebut.

Kusniati mengaku gemetar dan takut. Ia pasrah ketika harta bendanya dirampas ketiga pelaku yang memakai helm teropong itu. Akhirnya, sepeda motor yang ditunggangi terpaksa diberikan. Tak puas merampas motor korban Kusniati, pelaku juga meminta dompet korban.

“Dompet saya berisi handphone, uang dan STNK juga dirampas, mas,” keluh Kusniati.

Setelah berhasil merampas motor dan dompet, pelaku begal langsung kabur ke arah selatan ke Desa Glagaharum.
Setelah para begal melarikan diri, Kusniati lari sambil minta tolong. “Saya ditolong pemilik warkop dan pemilik warkop itu ikut mengejar pelaku sampai ke Tol Jabon,” terangnya.

Dari keterangan skasi, pelaku melarikan diri menuju Tol Jabon. Kemudian pelaku lari ke selatan atau ke arah Gempol. “Warga yang mengejar pelaku kehilangan jejak dan akhirnya kembali. Usai kejadian, saya langsung laporan ke Polsek Porong,” jelas Kusniati.

Terpisah, Kapolsek Porong Kompol Wagiyo, saat dihubungi wartawan via ponselnya mengaku belum ada laporan ke SPKT Polsek Porong. “Oh gak ada laporan pembegalan. Belum ada laporan masuk, mas,” jawab Kompol Wagiyo.

Reporter Yudhi Ardian
Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date