Di Ponorogo, Kambing Tidak Layak Kurban Marak Dijual

Share this :

Ponorogo, koranmemo.com – Menjelang Idul Adha, para pembeli hewan kurban khususnya hewan jenis kambing, tampaknya harus lebih waspada dan selektif lagi. Pasalnya, banyak kambing tidak layak kurban dijual di pasaran.

Hal ini terungkap, saat tim dari Dinas Pertanian dan Perikanan Ponorogo melakukan sidak hewan kurban di Pasar Hewan Sumoroto di Kecamatan Kauman, Kamis (1/8).

Dari sidak ini, petugas menemukan sejumlah kambing yang belum tanggal giginya (belum dewasa.red) dijual untuk dijadikan hewan kurban. Tak tangung-tangung hewan kurban tak sesuai syari’at islam ini dibandrol dengan harga Rp 2 juta sampai Rp 3 juta oleh pedagang.

Kepala Seksi Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Perikanan Ponorogo Siti Barokah, menyayangkan maraknya kambing muda dijadikan hewan kurban oleh pedagang. Kondisi ini pun disinyalir sebagai upaya pedagang untuk mencari untung saat Idhul Adha.” Kebanyakan kambing giginya belum tanggal tapi dijual untuk kurban gimana. Jadi gigi kambing itu akan tanggal kemudian akan tumbuh itu menandakan sudah dewasa dan siap untuk kurban,” ujarnya.

Siti pun mengimbau agar, para pembili hewan kurban tidak tertipu dengan ukuran dan kondisi hewan kurban saja. Pasalnya, bila tidak berhati-hati maka pembeli bisa mendapat hewan kurban belum berumur ini.” Harus dicek giginya. Sudah tanggal atau belum. Jangan tertipu penampilan saja. Agar kurban kita bermanfaat dan mendapat pahal,” pungkasnya.

Reporter Zainul Rohman

Editor Achmad Saichu