Di Pasar, Harga Daging Ayam Kembali Normal

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Harga daging ayam di pasar tradisional Kota Kediri kembali normal, sebelumnya para pedagang mengeluhkan karena harga daging sempat anjlok. Seperti pedagang daging ayam yang ada di Pasar Pahing, yang menjual daging ayam Rp 32.000 per kilogram.

Menurut salah satu pedagang daging ayam, Fatmawati (48), harga daging ayam sudah kembali normal di tingkat pedagang, sehari sebelumnya masih berada di angka Rp 30.000 per kilogram. “Sekarang harganya kembali ke Rp 32.000, karena dari tengkulak ada kenaikan sebesar Rp 2.000 per kilogram dalam kondisi ayam masih hidup,” jelas Fatmawati, Rabu (3/7).

Sebelumnya, pedagang sempat membeli ayam hidup (live bird) dari tengkulak Rp 13.000 per kilogram, harga tersebut saat terjadi penurunan harga ayam di tingkat peternak. Saat ini, pedagang harus mengeluarkan uang Rp 22.000 per kilogram, dengan berat ayam rata-rata mencapai 2 kilogram per ekor. Padahal, satu ekor ayam dengan berat 2 kilogram, diperoleh daging dengan berat 8 ons saja.

Pasalnya, bagian kepala, ceker, dan jeroan (usus serta hati), juga mempunyai harga sendiri, tidak seperti harga daging. Kenaikan harga tersebut, terjadi selama kurang lebih lima hari terakhir. “Secara bertahap, mulai Rp 1.000. Tapi yang paling sering Rp 2.000 selama beberapa hari ini, dan terakhir mereka (tengkulak) jual Rp 22.000 per kilogram,” sahut Fatmawati.

Hal senada juga diutarakan Reni (38), pedagang daging ayam lainnya, menilai harga daging ayam kembali normal, karena harga antara Rp 30.000 sampai Rp 32.000 per kilogram dinilai sebagai patokan harga pedagang di pasar. Jika harga lebih rendah atau lebih tinggi, pedagang menilai akan mempengaruhi tingkat penjualan.

Meskipun harga daging sebelumnya mengalami penurunan, namun harga kepala, ceker, dan jeroan tidak mengalami perubahan. Untuk harga kepala dan ceker, mereka menjual Rp 20.000 per kilogram, untuk hati/ampela dijual Rp 2.500 per biji. “Harga normal, tapi penjualan belum. Kalau ceker dan kepala, belinya boleh dicampur, tapi harganya tetap Rp 20.000 per kilogram,” ucapnya.

Perubahan harga daging ayam beberapa hari terakhir, ternyata juga mempengaruhi tingkat penjualan pedagang. Rata-rata dalam satu hari, para pedagang bisa menjual daging ayam sekitar 25 sampai 30 kilogram per hari. Selama perubahan harga daging ayam, ternyata tingkat penjualan mereka berkurang. Dalam sehari mereka menjual rata-rata 15 sampai 20 kilogram daging ayam.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date