Di Jombang, 6 Ekor Sapi Hilang Dalam Semalam

Share this :

Jombang, koranmemo.com – Enam ekor sapi milik warga Dusun Nanggalan, Desa Watugaluh, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang hilang sekejap dalam semalam, Sabtu (17/10) sekitar pukul 4.30 WIB. Sebelumnya, di bulan ini, peristiwa hilangnya sapi juga terjadi di wilayah Kecamatan Megaluh, pada hari Rabu (7/10) lalu.

Dari pantauan di lokasi kediaman salah satu korban, hilangnya dua sapi miliknya ini masih berusia dua tahun dan satu tahun setengah. Diketahuinya seusai sholat Subuh, 6 sapi miliknya telah hilang 2 di kandang.

“Diperkirakan hilangnya sekitar jam dua belas malam. Sebab tetangga saya juga sempat mendengar suara sapi, tapi tetep tidak digubris karena biasanya itu minta kawin sapinya,” ungkap salah satu korban, Sri Wahyuni (36) saat ditemui dikediamannya, Sabtu (17/10) siang.

Istri Husaini (42) ini juga mendengar selain dirinya, sejumlah sapi milik warga RT lainnya juga hilang. Diduga kuat dibawa sekelompok pencuri sapi. Namun, setelah kejadian itu, dirinya beserta warga lainnya yang kehilangan sapi sudah melaporkan ke Kepala Dusun yang kemudian diteruskan ke petugas polisi di Mapolsek Diwek.

“Kalau bekas jejak sapi ada, itu mengarah ke rerimbunan kebun belakang rumah menuju ke barat arah jalan raya dusun tersebut. Kalau kerugiannya bisa sampai Rp 30 juta untuk 2 ekor sapi, dengan harga per ekornya biasanya Rp 15 juta,” jelas ibu 2 anak ini.

Sementara itu, Arofiq (50), selaku Kepala Dusun Nanggalan telah membenarkan kejadian tersebut. Berawal pada pagi tadi ada warga yang melaporkan kepada dirinya telah kehilangan 3 ekor sapi di satu RT dusunnya. Akan tetapi, ketika ditelusuri di RT sebelah, ada 3 warganya yang juga mengalami hal sama kehilangan sapinya mulai dini hari tadi.

“Kalau laporan dari korban beserta saksi mata, hilangnya sapi ini sekitar pukul 12 malam hingga jam 1 dini hari. Jadi dalam satu malam ini 6 ekor sapi hilang. Sepertinya di satu tempat 2 sapi milik warga hilangnya dibawa ke barongan mengarah ke tempat penampungan sampah dekat jalan raya kalau ke timur mengarah ke parkiran makam Gus Dur dan kalau ke barat jalan itu menuju ke Kecamatan Gudo,” paparnya.

Atas kejadian itu, ia bersama warga korban kehilangan sapi melaporkan ke Mapolsek Diwek. Tidak berselang lama, polisi juga sudah menuju lokasi untuk olah TKP ke kandang sapi warganya. Dari informasinya pihak polisi kasus ini, akan segera ditindaklanjuti secepatnya.

“Kerugian ditaksir 6 ekor sapi bisa mencapai Rp 160 juta jika ditotal semuanya. Kendaraan pencuri berupa truk ini sempat diketahui warga saat berada di jalan raya mengarah ke Desa Cukir dan seorang warga mengetahui mesin kendaraan truk mengangkut sapi ini rusak di Kacamatan Mojowarno, akan tetapi saat dikejar tidak ketemu. Sebagai perwakilan warga kejadian tersebut kita serahkan sepenuhnya kepada kepolisian,” pungkasnya.

Kapolsek Diwek, AKP Choiruddin mengatakan jika pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. “Kasus pencurian 6 ekor sapi betina dengan rincian 2 ekor sapi Mental, 3 ekor Limosin dan 1 ekor kocokan itu, masih dalam penyidikan lebih lanjut. Kami juga berkoordinasi dengan Resmob Polres Jombang demi mengungkapkan kasus tersebut,” tutupnya.

Reporter : Taufiqur Rachman
Editor Achmad Saichu