Dewi Cemara Diharapkan Dapat Meningkatkan Perekonomian Warga

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi proyek Dewi Cemara (Desa Wisata Masyarakatnya Cerdas Mandiri dan Sejahtera), Minggu (21/7). Desa Wisata berbasis hortikultura ini rencananya akan dibuka sebagai Desa Wisata oleh Gubernur Jawa Timur pada Agustus mendatang.

Didamping Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno bersama beberapa kepala dinas, gubernur melihat seluruh varietas tamanan. Tidak hanya menanam tanaman pangan seperti padi dan jagung saja, dalam proyek desa wisata tersebut terdapat ratusan varietas tamanan mulai tanaman pangan, buah, sayur hingga bungga.

Setidaknya ada 82 varietas tamanam pangan. Diantaranya sembilan varietas padi hibrida, 44 varietas padi inbrida, satu varietas padi daun ungu. Tidak hanya padi tetapi juga terdapat 19 varietas jagung hibrida, satu varietas jagung pulut ungu, tujuh varietas kedelai dan satu varietas shorgum.

Sementara untuk varietas buah dan sayur terdapat 155 varietas. Diantaranya 18 varietas melon, 17 varietas semangka, delapan varietas tomat, empat varietas terong, 10 varietas cabai rawit, 16 varietas kacang panjang, enam varietas buncis, 16 varietas mentimus, varietas jagung maning.

“Diharapkan dengan banyaknya varietas tanaman ini bisa memberikan edukasi kepada para pelajar mengenai jenis hortikultura yang kita miliki,” tegasnya.

Gubernur berharap dengan adanya desa wisata berbasis agrowisata, pelajar mulai tingkat TK hingga SMA/SMK bisa mengenal produk hortikultura. Bagi para pelajar TK-SD bisa belajar mengenai jenis tanaman dan bagaimana bercocok taman, sementara pelajar SMA/SMK bisa belajar mengenai varietas tamanan sehingga dapat meningkatkan pengetahuan.

Tidak hanya memberikan pengetahuan kepada pelajar dan masyarakat mengenai jenis hortikultura, dengan adanya desa wisata ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian warga sekitar. Diantaranya pendapatan dari biaya parkir hingga UMKM berupa souvenir yang bisa dibawa pulang oleh penggunjung.

Tidak hanya itu dengan dibukanya Dewi Cemara ini diharapkan pula Kabupaten Kediri bisa menjadi pusat perdagangan buah dan sayur. Di lokasi Dewi Cemara ini akan dibuka pasar sayur dan buah untuk para wisatawan baik dari dalam maupun luar Kabupaten Kediri.

“Dengan berkembangnya Desa Wisata, sektor riil pasti akan bisa bergerak. Seperti parkiran, penjualan souvenir ala Dewi Cemara hingga menjadi pusat perdagangan buah dan sayur,” tegasnya.

Reporter Nuramid Hasyim

Editor Achmad Saichu