Dewan Mulai Perhatikan PPDB 2020

Blitar, koranmemo.com – Meski masih lama, dewan mulai menaruh perhatian terhadap soal proses penerimaan siswa didik baru atau PPDB tingkat SMP. Salah satu yang paling menjadi sorotan adalah masalah jaringan online.

Hal itu diungkapkan Ketua Komisi I DPRD Kota Blitar, Said Nofandi. Menurutnya pihaknya sengaja menggelar inspeksi mendadak di Dinas Pendidikan Kota Blitar ingin mengetahui secara dini persiapan panjtia mengenai sarana dan prasarana PPDB.

“Ini penting karena berkaitan dengan kelancaran di lapangan. Seperti masalah jaringan hingga teknis PPDB. Dewan pingin tidak terjadi kisruh dan ujung-ujungnya kami didatangi wali murid,” kata Said, Selasa (14/1).

Said menjelaskan, PPDB setiap tahun ada laturan baru. Contohnya soal kuota zonasi. Jika dulu kuota zonasi minimal 80 persen tetapi tahun ajaran 2020 berubah lagi menjadi minimal 50 persen. Selain itu juga soal kuota prestasi, afirmasi dan lain sebagainya. Nah perubahan itulah yang harus ditindaklanjuti lebih dini. Harapannya panjtia atau dinas bisa mengantisipasi. “Aturan baru itu juga kadang tidak tersampaikan sepenuhnya di masyarakat. Ujung-ujungnya dewan jadi sasaran sambat,” keluhnya.

Said menambahkan, dibutuhkan persiapan yang matang untuk menyambut aturan baru. Sehingga masyarakat bisa mengetahui informasi secara utuh. Dan satu hal lagi, kata Said, di Kota Blitar tetap jadi alternatif untuk sekolah dari luar daerah, seperti Kabupaten Blitar. Harapannya, pemkot Blitar tetap mengutamakan warga Kota Blitar. “Siswa Kota Blitar tetap diutamakan, toh jumlahnya ada sembilan lembaga atau SMP, ” katanya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar Samsul Hadi mengatakan bahwasanya untuk menyambut PPDB SMP, pihaknya sudah mengantisipasi soal aturan-aturan baru. “Sudah disiapkan, termasuk di antaranya soal SDM. Soal jaringan juga sudah berkaca pengalaman pada tahun-tahun sebelumnya terus dimantapkan. Waktu yang tersisa ini kami gunakan untuk pemantapan sarana dan prasarana, seperti soal server jangan sampai ngadat,” katanya.

Soal zonasi, kata Samsul, pihaknya berjanji untuk gencar sosialisasi di sekolah-sekolah, yang harapannya diteruskan ke wali murid.

Reporter: Aziz Wahyudi
Editor: Della Cahaya

Follow Untuk Berita Up to Date