Dewan Minta Sekolah PMR Digiatkan Lagi

Share this :

Kediri, koranmemo.com-Memberikan pendidikan tentang kesehatan bisa dilakukan dengan beberapa cara, salah satunya melalui kegiatan ekstrakulikuler Palang Merah Remaja (PMR). Dimana, dengan berbagai macam makanan saat ini justru ekstrakulikuler tersebut meredup di sejumlah sekolah terutama di Kediri. Melihat itu, kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kediri meminta agar PMR itu kembali digiatkan seperti beberapa tahun yang lalu.

Firdaus anggota Komisi C DPRD Kota Kediri menilai, dengan perkembangan zaman seperti saat ini produsen makanan mulai kurang memahami tentang makanan sehat dan tidak sehat. Sementara, konsumen terutama anak-anak justru tergiur hanya dengan bentuk dan warna dari makanan tersebut tanpa melihat kandungan kesehatan didalamnya.

Melihat itu, politikus dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini menghimbau agar intensitas terhadap pemeriksaan makanan harus dilakukan setiap saat.

“Intensitas pemeriksaan makanan di kawasan sekolah itu kita harus mulai diintensifkan lagi. Agar anak benar-benar mendapatkan makanan yang sehat. Bukan hanya pemerintah saja tapi juga orang tua dan tentungan pihak sekolah bersama-sama mewujudkan anak cerdas dan sehat,” ujarnya saat ditemui di kantor DPRD Kota Kediri, kamis (19/10).

Sedangkan, pada pendidikan siswa itu sendiri Firdaus akan merencanakan untuk melakukan hearing bersama pihak sekolah terkait pendidikan kesehatan makanan. Salah satu yang diingin dilihat kembali oleh Firdaus geliatnya adalah PMR, dimana menjadi salah satu ekstrakulikuler di sekolah yang intensif memberikan pendidikan kesehatan kepada anak di sekolah.

“Mendidik sejak dini terhadap anak dengan bisa mengkondisikan dirinya sendiri dan teman-temannya untuk bisa berpola hidup sehat. Makanya, kegiatan PMR itu harus dihidupkan lagi. Karena di Kota Kediri ini belum semua sekolah maksimal dalam menjalankan PMR itu,” tandasnya.

Reporter: Zayyin Multazam

Editor: Achmad Saichu

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.