Dewan Magelang Kunjungi Trenggalek

Lihat Penerapan Perda

Trenggalek, koranmemo.com – Rombongan DPRD Kabupaten Magelang yang terdiri dari Panitia Khusus(Pansus) III dan IV berkunjung ke DPRD Kabupaten Trenggalek untuk study banding mengenai  peraturan daerah tentang sampah, pajak hiburan dan tera ulang, Rabu (22/2) sekitar pukul 10.15 WIB.

Ketua rombongan DPRD Kabupaten Magelang, Sunarno menjelaskan, kunjungan ini bertujuan untuk melihat sejauh mana penerapan beberapa perda tersebut di Kabupaten Trenggalek. “Kami akan membandingkan  tata pelaksanaan dan strategi target agar realisasi perda berjalan maksimal,” kata Sunarno.

Terpisah, Suyatno dari bagian hukum pemerintah Kabupaten Trenggalek menegaskan masing-masing perda selama ini sudah berjalan dengan baik. Misal tentang perda persampahan yang dibentuk di penghujung tahun 2016 dan diundangkan menjadi perda nomor 27 tahun 2017.
Di dalamnya, kata Suyatno, mengatur tentang sampah rumah tangga dan sampah spesifik. Hanya sampah medis tidak dimasukkan dalam perda.
“Sampah medis sudah ada di peraturan pemerintah tentang kesehatan,” ujarnya.

Sementara untuk perda pajak hiburan telah diundangkan pada tahun 2013,  sedangakan perda tera ulang atau uji berkala masih dalam proses dan teragendakan di tahun 2017. “Pembuatan Perda tera ulang cukup rumit, di Trenggalek hanya memiliki dua tenaga yang bersertifikat, padahal idealnya harus enam. Selain itu, sarana dan prasarana juga kurang representatif, sehingga dalam pelaksanaan terkadang harus bekerjasama dengan kabupaten lain,” imbuhnya.

Agus Cahyono, wakil ketua  DPRD Trenggalek sekaligus pimpinan sidang menegaskan, tahun 2017 ditargetkan 31 perda, 11 dari DPRD dan selebihnya dari bupati.

“Pada dasarnya,perda-perda yang dibuat disesuaikan kondisinya dalam perolehan target. Misal untuk pajak hiburan,disini tidak ada gedung bioskop,sehingga realistis dalam memasang target,” pungkasnya. (adv)

Reporter : Hamzah Abdillah
Editor : Della Cahaya

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.