Depresi, Nekat Gantung Diri

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Diduga depresi dan terhimpit ekonomi, Samsul Hadi (33) petani warga RT 01/RW 01 Dusun Kwaringan Desa Mlancu Kecamatan Kandangan, Minggu (18/12) malam sekitar pukul 21.00 WIB, ditemukan tewas gantung diri di kebun kopi tidak jauh dari rumahnya.

Korban meninggalkan sepucuk surat wasiat permintaan maaf kepada keluarga, anak istri dan saudara. Hingga kini, kasusnya masih dalam penanganan petugas Polsek Kandangan.

Kapolsek Kandangan AKP Eko Sanosin SH membenarkan pihaknya menerima laporan adanya warga yang tewas gantung diri. Korban meninggalkan rumah sejak Minggu pagi dan sore hari ditemukan surat wasiat. “Selanjutnya keluarga dan warga mencari hingga ditemukan mengantung di pohon kopi,” jelasnya.

Peristiwa bermula dari korban yang sejak Minggu pagi meninggalkan rumah tanpa izin keluarga. Korban dalam beberapa hari terakhir ini sering murung dan diduga terhimpit masalah ekonomi. Sebelum pergi, korban sempat menulis surat di secarik kertas bertuliskan permohonan maaf.

Anggota keluarga sempat kebingungan mencari keberadaan korban karena sudah sore tidak pulang-pulang. Selanjutnya, keluarga dan warga sekitar mencari korban di sekitar rumah hingga malam hari. Alangkah terkejutnya anggota keluarga mengetahui ada sesosok tubuh menggantung di pohon kopi.

Setelah diperiksa ternyata tubuh yang menggantung ini adalah korban dengan menggunakan seutas tali tampar sepanjang 2 meter. Warga segera melapor ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Kandangan. Mendapatkan laporan warga, petugas berkoordinasi dengan tim medis Puskesmas Kandangan dan Identifikasi Sat Reskrim Polres Kediri mengevakuasi dan memeriksa tubuh korban.

Hasil pemeriksaan menyebutkan, tidak ditemukan adanya unsur kekerasan pada tubuhnya dan murni tewas gantung diri. Hal ini dibuktikan adanya sperma keluar dari kemaluan korban, dubur mengeluarkan kotoran dan lidah menjulur. “Karena kematian korban sudah jelas dan tidak ditemukan adanya unsure kekerasan pada tubuhnya. Maka jasad korban kami serahkan pada keluarga untuk dimakamkan,” ujar AKP Eko. (bak)

Follow Untuk Berita Up to Date