Dendam Antar Tetangga di Trenggalek Berujung Maut Setelah Disabet Sabit Saat Duel di Hutan

Trenggalek, Koranmemo.com – Motif dendam kesumat antar dua kepala keluarga di Desa Pakel Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek berujung petaka. Pasalnya perseteruan antara Katiran (49) dengan Supriyadi (55) harus berakhir tragis. Dua warga yang saling bertetangga itu terlibat cekcok dan saling adu jotos ketika bertemu di hutan. Akibatnya Katiran meninggal dunia di lokasi.

Peristiwa nahas ini terjadi di Hutan Gawang-gawang petak 38 G, masuk RPH Kampak Desa Pakel Trenggalek, Rabu (29/4). Cekcok berujung maut itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Perkelahian dua warga ini membuat heboh warga sekitar mengingat mereka masih tinggal di lingkungan yang sama yakni di RT 006/RW 002 Dusun Glatik. “Iya tetangga,” kata Kapolsek Watulimo, AKP Suraji.

Meskipun bertetangga, namun hubungan kedua keluarga ini, kata Suraji ditengarai tidak harmonis. Mereka ditengarai pernah berselisih paham. Puncaknya saat kedua kepala keluarga ini bertemu di hutan. Saat itu Katiran sedang mencari rumput. Sekitar pukul 09.30 dia berangkat dari rumah menggunakan motor. “Dan tersangka saat itu sedang menggarap sawahnya,” imbuhnya.

Saat berpapasan sepulang mencari rumput, tanpa sebab yang jelas keduanya langsung terlibat cekcok. Mereka adu jotos. Kalap, pelaku langsung menebaskan sabit bagian belakang di kepala korban hingga akhirnya Katiran meninggal. Panik, Supriyadi diduga hendak menghilangkan jejak dengan menutupi jenazah Katiran menggunakan daun. “Motor korban oleh pelaku juga didorong ke jurang,” ujarnya.

Usai melakukan penganiayaan, Supriyadi langsung menyerahkan diri dengan mendatangi Mapolsek Watulimo. Petugas yang mengetahui kejadian tersebut segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan pelaku. Petugas mengamankan barang bukti berupa dua sabit milik pelaku dan korban, serta sebuah motor nomor polisi AG 6256 ZG milik korban.

Proses evakuasi jenazah Katiran menyita perhatian warga sekitar. Mereka tak menyangka jika perseteruan dua tetangga itu bakal berujung maut. Pasalnya, bukan pertama kalinya mereka terlibat cekcok. Namun warga tak menyangka jika mereka senekat itu. “Kami masih mendalami kasus ini. Untuk pelaku sudah kami amankan,” pungkasnya.

Reporter Angga Prasetiya
Editor Achmad Saichu