Denda dari Pelanggar yang Tak Pakai Masker di Madiun Capai Rp 6,9 Juta

Share this :

Madiun, koranmemo.com – Kejaksaan Negeri Kota Madiun mencatat, total denda dari pelanggar tak pakai masker yang akan disetor ke kas daerah mencapai Rp6.975.000.

Jumlah itu berdasarkan akumulasi sejak digelar operasi yustisi mulai Senin (14/9) sampai Jumat (25/9). Denda itu dijerat sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) Jatim nomor 53 tahun 2020 tentang penerapan protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kota Madiun, Akhmad Heru Prasetyo mengatakan, selama operasi yustisi, total ada 150 pelanggar protokol kesehatan. Dari jumlah itu, 139 pelanggar memilih sanksi denda sebesar Rp 50 ribu sampai dengan Rp 75 ribu. Sisanya memilih sanksi sosial.

“Denda terkumpul sebesar Rp. 6,975 juta. Semua dana yang terkumpul akan masuk ke dalam kas daerah,” katanya, Jumat (25/9).

Baca Juga: Beredar Sebuah Rekaman Tawaran Calo Banpres Muluskan Pencairan BLT 2,4 Juta

Baca Juga: Jelang Kampanye, Bawaslu Kabupaten Blitar Bersih-Bersih APK

Dia mengatakan, sanksi denda dilakukan sebagai langkah memberikan edukasi dan efek jera. Terutama pada para pendatang yang mendominasi pelanggaran tak memakai masker.

“Yang penting masyarakat tahu tentang ancaman pandemi. Dan mereka melakukan proteksi terhadap dirinya dan orang lain dengan menerapkan protokol kesehatan,” jelasnya.

Reporter: Juremi
Editor: Della Cahaya