Demo Ratusan Mahasiwa STAIN Diwarnai Aksi Bakar Ban Bekas

Share this :

Kediri, Koranmemo.com – Ratusan massa dari mahasiswa STAIN Kediri yang menggelar demo menuntut Rektor melepas jabatannya, berlanjut dengan aksi bakar ban. Kobaran api ini memaksa pimpinan yakni Nur Khamid turun untuk menemui kumpulan massa.

Setelah hampir 2 jam, massa aksi yang tergabung dalam ‘mahasiswa menggugat’ terus berlanjut. Massa terus berorasi dengan menuntut reformasi birokrasi besar-besaran.

Mereka juga menampilkan teatrikal sebagai gambaran bagaimana kinerja Birokrasi kampus STAIN Kediri saat ini. Selain itu, mereka juga membakar ban bekas didepan kantor rektorat. Menurut orator, pembakaran ini merupakan wujud pimpinan yang telah mati perasaannya.

“Birokrasi kita telah wafat. Kita bakar ban ini untuk menyadarkan birokrasi agar tidak tutup telinga,bahkan mengabaikannya dengan mereka terus jalan-jalan keluar kota bahkan luar negeri tanpa pertanggungjawabannya,” jelas orator.

Akhirnya, Nur Khamid Rektor STAIN Kediri bersama jajarannya mau menemui massa. Nur Khamid meminta maaf dan ia mengaku dalam setiap perjalanannya adalah menjalankan tugas salah satunya usaha untuk mengubah status STAIN ke IAIN.

“Poin-poin tadi nanti akan dijelaskan oleh bagiannya masing-masing. Karena kita kan kerja sesuai dengan tupoksinya masing-masing,” jelasnya.

Reporter:  Zayyin Multazam

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.