Demi Suami, Selundupkan Sabu saat Besuk di Rutan Polres Blitar Kota

Blitar, koranmemo.com – Satuan Reserse Narkoba Polres Blitar Kota mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba yang hendak dimasukkan dalam rutan Polres Blitar Kota, Selasa (13/10). Modusnya mengelabuhi petugas dengan memasukkan sabu-sabu ke makanan, dan peralatan mandi.

Dalam kasus ini, penyidik menetapkan lima orang sebagai tersangka, tiga di antaranya adalah tahanan rutan Polres Blitar Kota atas kasus narkotika yang ditangkap pada bulan Agustus lalu.

Mereka adalah, EW (32), Er (36), dan Ek (32). Sedangkan dua tersangka baru yaitu atas nama Nov (24) dan MFR (28). “Kelimanya masih menjalani penyidikan,” ujar AKBP Leonard M Sinambela, Kapolres Blitar Kota, Selasa (13/10).

Diungkapkan, kasus penyalahgunaan narkoba itu bisa diungkap setelah adanya kecurigaan oleh petugas pengawas internal terhadap Nov yang juga istri Er. “Dia sering menitipkan makanan untuk diserahkan kepada suaminya yang berada di rutan Polres Blitar Kota,” kata Leonard.

Baca Juga: Dua Pekan, Libas 7 Kriminalis Narkoba

Leonard menjelaskan, itu berawal saat Nov menitipkan barang yang hendak dimasukkan ke dalam rutan untuk suaminya pada Kamis (8/10) lalu. Karena merasa curiga, petugas melakukan pengecekan barang tersebut.

Ternyata ditemukan tiga paket sabu-sabu. “Modus yang dilakukan adalah dengan cara menitipkan makanan dan perlengkapan mandi yang sebelumnya sudah dimasukkan narkotika di dalamnya,” ungkapnya.

Mengetahui hal itu, petugas segera melakukan penggeledahan kamar tahanan. Hasilnya ditemukan botol mineral dan tutup botol yang terdapat sedotan menancap yang diduga digunakan untuk mengkonsumsi sabu. “Barang bukti tersebut diakui oleh tahanan inisial Er,” imbuhnya.

Menurut pengakuan Nov, dirinya masih baru pertama kali ini melakukan upaya memasukkan sabu ke dalam rutan Polres Blitar Kota. “Pengakuannya ya baru pertama ini,” kata Leonard. Di hari yang sama, petugas juga menerima titipan dari M yang ditujukan untuk tahanan dalam rutan atas nama inisial AM. Diketahui setelah pengecekan ditemukan sabu yang dimasukkan pada pasta gigi.

Baca Juga: Kembangkan Kasus, Tim Rajawali 19 Tangkap Dua Terduga Pengedar Sabu

Berdasar pengakuan AM, pasta gigi tersebut adalah titipan tahanan lain inisial Ek. “Setelah itu kami lakukan pemeriksaan dan tahanan inisial Ek, dan mengakui kepemilikan sabu tersebut,” tuturnya.

Menurut pengakuan Ek, ia mendapatkan sabu tersebut dengan cara menelepon temannya yang berada di luar rutan yang berinisial MFR, dan menyuruhnya untuk memasukkan sabu ke dalam pasta gigi.

“Berdasarkan pengakuan tersebut, petugas melakukan penangkapan terhadap MFR pada 10 Oktober 2020 sekitar jam 11.00 WIB, di rumahnya RT 03/RW 03 Dusun/Desa Padangan Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung,” urainya.

Selanjutnya, petugas melakukan penggeledahan dan menemukan sebuah plastik klip berisi sabu dengan berat 0,27 gram, dan pipet kaca yang di dalamnya berisi sabu seberat 1,51 gram.

Kepada petugas, tersangka MFR mengaku telah berulang kali memasukkan sabu ke dalam rutan Polres Blitar Kota dengan modus yang sama. “Saya sudah melakukannya sebanyak 3 kali, baru ketahuan petugas,” kata MFR.

Dari hasil ungkap kasus penyalahgunaan narkotika tersebut, Polres Blitar Kota mengamankan barang bukti dengan total 13,14 gram sabu, 2 unit ponsel, 12 bungkus rokok, 1 timbangan digital, 2 pipet kaca, 1 tutup botol dan sedotan, dan satu buah pasta gigi.

Reporter : Saifudin/Abdul Aziz Wahyudi
Editor : Muji Hartono