Debit Air Serut Naik 4 Kali Lipat

Blitar, koranmemo.com – Intensitas curah hujan yang cukup tinggi beberapa hari terakhir di wilayah Blitar membuat volume air Bendungan Serut Desa Gogodeso Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar terus meningkat. Sampai Sabtu (3/12) siang debit air yang keluar sekitar 424 meter kubik (m3) per detik. Artinya sudah melebihi kapasitas normal yakni 150 meter kubik (m3) per detik .Bahkan pintu bendungan yang dibuka mencapai 50 persen lebih dari biasanya.

“Volume dan debit airnya sudah di atas normal,bahkan biasanya jika normal cuma membuka pintu bendungan 2 namun sekarang kami sudah membuka 6 pintu bendungan dengan ketinggian buka pintu sekitar 70 cm dan yang disamping sekitar 50 cm,” ucap Juru pintu air Bendungan Serut , Didin Andi Kusuma.

Meningkatnya debit air, terang dia, menyusul curah hujan tinggi dan dampak cuaca la nina yang mengakibatkan curah hujan cukup tinggai di tahun ini. Meski mengalami peningkatan debit air, Didin menegaskan, kondisi bendungan serut masih relatif aman. Namun demikian dirinya bersama para petugas terus bersiaga.

“Petugas di sini siaga semua 24 jam memantau perkembangan debit air. Koordinasi juga kita lakukan dengan pihak terkait jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” jelas dia.

Selain itu, agar debit bendungan tidak melebihi daya tampung, pihaknya juga membuka enam titik pintu air langsung dibuka untuk melepas air. Sehingga volumenya tetap seimbang antara pemasukan dan pengeluaran.

Sejauh ini, kondisi tinggi muka air bendungan serut tetap normal setelah pelepasan air. Masyarakat diharapkan tidak perlu cemas meski harus tetap waspada.

“Setiap saat kondisinya terus dipantau. Apabila debit air terus meningkat, dilakukan pelepasan air ke sungai untuk menjaga tetap berada di batas normal sekaligus keamanan tubuh bendungan,” terang Didin.

Pelepasan air bendungan juga rutin dilakukan guna membuat bendungan tidak dangkal dari lumpur yang menumpuk.Selain itu daya tampung bisa tercukupi .Namun kalau seperti ini yang jelas jika kami buka pintu bendungan ini dengan banyak maka yang kasihan di hilirnya sungai brantas bisa saja permukaan air brantas bisa naik dan apabila terus menerus seperti ini maka akan tergerus dan plengsengan yang ada di sungai brantas bisa terkikis.

Keberadaan Bendungan Serut ini, juga menumpang bersama dengan Bendungan Wlingi Raya yang mana yang menjadi hulu yaitu Bendungan Wlingi Raya yang dapat menyuplai listrik sekitar 12 MW listrik karena ada dua turbin dan sedangkan di bendungan serut hanya 1 turbin serta menghasilkan listrik sebesar 4 MW.(rif)